Stef Sumandi: 8 Nakes Mutasi Keluar dari Mapitara, Tidak Ada Mutasi Masuk

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2020 - 12:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDIP Stefanus Sumandi

Ketua Fraksi PDIP Stefanus Sumandi

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPRD Sikka Stef Sumandi angkat bicara soal mutasi tenaga kesehatan (nakes). Di Puskesmas Mapitara, 8 nakes mutasi keluar tapi tidak ada yang menggantikan posisi mereka.

Politisi PDIP dari Kecamatan Mapitara ini menambahkan di Poskesdes Glak, Poskesdes Egon Gahar dan Pustu Natakoli, justeru tidak ada petugas medis.

Dia mengaku menghargai proses mutasi yang dilakukan pemerintah, sebab ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang mesti dimutasi, termasuk lama bertugas di suatu tempat dan lain-lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tetapi, ratio nakes, unit pelayanan kesehatan dan jumlah penduduk harus diperhatikkan,” tulis Stef Sumandi melalui WhatsApp kepada media ini, Jumat (25/9).

Ketua Fraksi PDIP ini mengatakan jika disandingkan dengan ratio penduduk dan unit-unit pelayanan kesehatan yang dibangun, justeru di Mapitara harus ditambah tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

“Kalau begini jadinya maka apa manfaat kita bangun unit-unit pelayanan kesehatan itu? Apakah tujuannya hanya untuk menghabiskan uang?” tanya dia kecewa.

Stef Sumandi mengaku miris dengan kebijakan mutasi nakes yang terakhir ini. Kebijakan tersebut, kata dia, menciptakan ketimpangan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, tambah dia, di sisi lain Kepala Puskesmas Mapitara mengeluh sulit sekali membagi tugas pelayanan kesehatan di tengah bencana Covid-19, infrastruktur jalan yang buruk, signal telepon selular tidak terjangkau, kendaraan puskesmas sering rusak, jarak antardesa cukup jauh, dan sebentar lagi akan hadapi demam berdarah dengue (DBD).

“Saya kira ini ada sesuatu yang terencana secara masif untuk menurunkan pelayanan kesehatan di Mapitara,” simpul dia.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Terkait mutasi 50-an nakes di Kabupaten Sikka baru-baru ini, juga sudah dikeluhkan Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus.

Akibat mutasi tersebut, terjadi penumpukan tenaga kesehatan di Puskesmas
Kopeta, Wolomarang, Beru, Waipare, dan Nita. Sementara sejumlah Puskesmas, Poskedes, Pustu di wilayah kecamatan lainnya justeru mengalami kekurangan tenaga kesehatan.

Kepala BKDPSDM Sikka Lukas Lawe beralasan mutasi nakes sudah dilakukan secara prosedural. Mutasi tersebut berangkat dari permintaan kemendesakan sejumlah pegawai negeri sipil yang bersangkutan kepada Tim Penilai Kerja (TPK).

Kemudian, katanya, dipadukan dengan kebutuhan Dinas Kesehatan untuk pelayanan kepada masyarakat sesuai usulan yang diajukan baru-baru ini.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA