Jadi Peserta JKN-KIS, Aping Ibaratkan Sedia Payung Sebelum Hujan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 30 September 2020 - 22:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosefus Afrin Newar

Yosefus Afrin Newar

Maumere-SuaraSikka.com: Menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), bagi Aping merupakan sebuah berkah tersendiri. Dia mengibaratkan sebagai sedia payung sebelum hujan.

Pria 32 tahun dengan nama lengkap Yosefus Afrin Newar ini, mengaku tidak perlu teori yang muluk-muluk jika diperhadapkan dengan manfaat JKN-KIS.

“Kita tidak tahu kapan alami sakit, dan bagaimana nanti urusan biaya sakit. Jadi sederhana saja, kita harus sedia payung sebelum hujan. Caranya, yah jadi peserta JKN-KIS,” ujar warga Kabupaten Sikka itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria ini sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak tahun 2014. Dia didaftarkan oleh perusahaan tempat dia bekerja. Aping bekerja sebagai tenaga kebersihan.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Sebagai tenaga kebersihan, dia menyadari sekali risiko dari pekerjaan tersebut. Dia mudah tertular dan mendapat penyakit yang disebabkan oleh udara yang kurang baik bagi paru-parunya.

“Pekerjaan saya memiliki risiko tinggi terhadap penyakit. Jadi saya bersyukur sekali menjadi peserta JKN-KIS, kesehatan saya sudah terlindungi dan dijamin negara,” sergah laki-laki ini.

Aping beterimakasih kepada perusahaan tempat dia bekerja karena telah mendaftarkan dirinya sebagai peserta JKN-KIS, termasuk membayar iuran setiap bulan. Bagi dia itu adalah berkah tersendiri, sehingga dia tidak perlu kuatir lagi jika mengalami sakit.

Baca Juga :  237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

“Puji Tuhan, kartu yang saya pegang ini selalu dalam kondisi aktif karena perusahaan membayar iuran secara rutin setiap bulan. Kalau berharap dari gaji untuk biaya kesehatan, tentu tidak cukup. Apalagi banyak pengeluaran tidak terduga,” ungkapnya sambil menunjukan KIS miliknya.

Merasakan besarnya manfaat program JKN-KIS, Aping lalu mengajak seluruh masyarakat dan keluarganya untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS.

“Mari proteksi diri sebelum sakit dengan menjadi peserta JKN-KIS. Jangan tunggu sakit dulu baru mau daftar,” ajak dia.

Dia berharap agar program JKN-KIS tetap berjalan karena telah memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat.*** (eny)

Berita Terkait

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA