Tim Medis Treking 84 Kontak Erat Pasien Positip Corona

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2020 - 20:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Medis Satgas Covid Sikka berhasil melakukan treking terhadap 84 orang yang dikabarkan berkontak erat dengan R, pasien positip corona.

Penelusuran kontak erat difokuskan pada dua tempat yakni di rumah Abdul Majid di
Nangahure Lembah Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat, dan di rumah seorang keluarga yang terletak Kampung Bugis Kecamatan Magepanda.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan R diketahui selama satu minggu tinggal di rumah Abdul Majid. Sementara itu saat dipastikan positip corona, R sedang berada di Kampung Bugis.

“Yang kami tahu hanya di dua tempat itu. Nanti kita dalami lagi, dia ke mana saja. Masalahnya pasien ini kadang-kadang tidak kooperatif,” jelas Petrus Herlemus.

Penelusuran di Nangahure Lembah dilaksanakan Senin (19/10), sebelum R dievakuasi ke ruang isolasi Dinkes. Petugas medis mendapatkan 46 kontak erat, dan langsung mengambil swab dari 5 orang yang terkategori kontak erat ring satu.

“Mestinya ada 6 orang, namun satunya seorang bayi, dia menolak waktu diambil sampel,” tambah Petrus Herlemus.

Baca Juga :  Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sementara itu penelusuran kontak erat di Magepanda baru dilaksanakan Selasa (20/10) pagi tadi. Petugas medis berhasil mendapatkan 38 orang kontak erat, di mana 14 orang langsung melakukan swab, dan sisanya 24 orang hanya menjalani rapid test.

Petrus Herlemus menambahkan 19 sampel swab kontak erat rencananya akan dikirim Rabu (21/10) ke Laboratorium Biomolekuler RSU WZ Yohanes Kupang. Dia berharap hasilnya dapat diketahui secepat mungkin.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA