Jumlah Tenaga Kontrak Melonjak, Serap Anggaran Rp 34 Miliar Lebih

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 November 2020 - 09:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis sedang membacakan pemandangan umum fraksi, Kamis (19/11) malam

Ketua Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis sedang membacakan pemandangan umum fraksi, Kamis (19/11) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah tenaga kontrak di Kabupaten Sikka melonjak dari tahun ke tahun. Dampaknya pada anggaran daerah, dengan menyerap Rp 34.191.461.000.

Ketua Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis menyebut tenaga kontrak yang terdata pada tahun 2019 sebanyak 2.158 orang. Di tahun 2020, bertambah 340 orang, sehingga berjumlah 2.498 orang.

Dia menyebut penambahan jumlah tenaga kontrak sangat signifikan. Sebagai contoh kata dia, di Satpol PP dan Damkar dari 50 orang di tahun 2019, kini menjadi 54 orang, lalu di Dinas PUPR dari 14 orang di tahun 2019 kini menjadi 26 orang.

Penambahan tenaga kontrak yang signifikan ini, kata dia, berdampak pada penambahan anggaran sebesar Rp 6.708.261.460.

“Tahun 2019 anggaran untuk tenaga kontrak sebesar Rp 27.483.200.000, membengkak menjadi Rp 34.191.461.460 di tahun 2020,” beber Mayestatis.

Mencermati kondisi ini, Fraksi Partai Golkar berharap pada tahun 2021 nanti pemerintah tidak lagi mengulangi hal yang sama. Sikap politis ini sekaligus mempertegas catatan rekomendasi BPK Perwakilan NTT.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka "Hilang" Rp 12 Miliar

Terhadap hal ini, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sepakat dengan sikap Fraksi Partai Golkar. Dia mengatakan pemerintah akan membatasi penerimaan tenaga kontrak daerah, termasuk yang dibiayai program pada SKPD.

Bupati Sikka juga mengakatakan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh tenaga kontrak daerah pada setiap SKPD sesuai kebutihan riil untuk pelayanan tugas dan fungsi SKPD.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA