Jumlah Tenaga Kontrak Melonjak, Serap Anggaran Rp 34 Miliar Lebih

0
210
Jumlah Tenaga Kontrak Melonjak, Serap Anggaran Rp 34 Miliar Lebih
Ketua Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis sedang membacakan pemandangan umum fraksi, Kamis (19/11) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah tenaga kontrak di Kabupaten Sikka melonjak dari tahun ke tahun. Dampaknya pada anggaran daerah, dengan menyerap Rp 34.191.461.000.

Ketua Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis menyebut tenaga kontrak yang terdata pada tahun 2019 sebanyak 2.158 orang. Di tahun 2020, bertambah 340 orang, sehingga berjumlah 2.498 orang.

Dia menyebut penambahan jumlah tenaga kontrak sangat signifikan. Sebagai contoh kata dia, di Satpol PP dan Damkar dari 50 orang di tahun 2019, kini menjadi 54 orang, lalu di Dinas PUPR dari 14 orang di tahun 2019 kini menjadi 26 orang.

Penambahan tenaga kontrak yang signifikan ini, kata dia, berdampak pada penambahan anggaran sebesar Rp 6.708.261.460.

“Tahun 2019 anggaran untuk tenaga kontrak sebesar Rp 27.483.200.000, membengkak menjadi Rp 34.191.461.460 di tahun 2020,” beber Mayestatis.

Mencermati kondisi ini, Fraksi Partai Golkar berharap pada tahun 2021 nanti pemerintah tidak lagi mengulangi hal yang sama. Sikap politis ini sekaligus mempertegas catatan rekomendasi BPK Perwakilan NTT.

Terhadap hal ini, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sepakat dengan sikap Fraksi Partai Golkar. Dia mengatakan pemerintah akan membatasi penerimaan tenaga kontrak daerah, termasuk yang dibiayai program pada SKPD.

Bupati Sikka juga mengakatakan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh tenaga kontrak daerah pada setiap SKPD sesuai kebutihan riil untuk pelayanan tugas dan fungsi SKPD.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini