Diduga Ada Ijon, Proyek Puskesmas Waigete dan Bola Masuk Kejaksaan

0
942
Diduga Ada Ijon, Proyek Puskesmas Waigete dan Bola Masuk Kejaksaan
Anggota Banggar Fransiskus Stephanus Say

Maumere-SuaraSikka.com: Proyek pembangunan Puskesmas Waigete dan Puskesmas Bola sudah selesai dilaksanakan. Namun diduga ada ijon di balik dua proyek bernilai miliaran rupiah ini. Kini masalahnya sudah masuk ke Kejaksaan Negeri Maumere.

Dugaan ijon proyek ini terungkap dalam rapat anggaran antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan OPD, Selasa (24/11).

Anggota Banggar dari Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say yang mengungkapkan dugaan ijon ini saat rapat anggaran bersama Dinas Kesehatan Sikka.

Dia mengatakan dari informasi simpang siur yang dia dengar, terdapat ijon proyek pada Puskesmas Waigete dan Puskesmas Bola.

Diduga Ada Ijon, Proyek Puskesmas Waigete dan Bola Masuk Kejaksaan
Puskesmas Bola (foto: istimewa)

“Dugaannya ada sistem ijon pada 2 proyek puskesmas ini. Nominalnya disebutkan, diterima di mana, baku bagi di mana, ada kuitansi lagi,” ungkap Ketua Fraksi Partai Gerindra ini.

Stephanus Say mengatakan informasi simpang-siur tersebut sangat menarik untuk dicari tahu kebenarannya. Dia mengaku akan menelusuri persoalan ini hingga menemukan data dan bukti yang valid.

“Ini menarik, dan saya akan telusuri. Kalau dapat data yang valid, saya akan maju terus. Tidak susahlah ke Jakarta,” ujar dia.

Belum tahu apa maksud dia dengan pernyataan tidak susah ke Jakarta. Diduga Steph Say berencana melaporkan kasus ijon proyek ini ke KPK.

Kepala Dinas Kesehatan Petrus Herlemus membenarkan bahwa Pelaksanaan Proyek Pembangunan Puskesmas Bola sementara ini sedang didalami pihak kejaksaan.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Paul Prasetya juga membenarkan jaksa sedang mendalami Proyek Puskesmas Bola.

“Jaksa sudah minta saya untuk siapkan dokumen-dokumen proyek ini,” jelas Paul Prasetya.

Sebelumnya, Koordinator TPDI Petrus Selestinus pernah menyentil soal dugaan ijonisasi proyek yang bernilai miliaran rupiah.

Diduga Ada Ijon, Proyek Puskesmas Waigete dan Bola Masuk Kejaksaan
Bupati Sikka mengancam menendang pengawas proyek Puskesmas Waigete (foto: istimewa)

Sebagaimana diketahui, Puskesmas Bola dikerjakan CV Cipta Konstruksi Indah dengan anggaran Rp 3.969.114.271,01. Terakhir, proyek ini menyimpan masalah karena kontraktor pelaksana belum mbayar upah sejumlah tukang dan buruh sebesar kurang lebih Rp 500 juta.

Sedangkan Puskesmas Waigete dikerjakan CV Hesty Indah dengan anggaran Rp 4.122.619.243,24. Pembangunan proyek ini sempat heboh ketika Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sempat mengancam menendang pengawas proyek.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini