Kontribusi Videotron Hanya Rp 3,9 Juta

0
315
Kontribusi Videotron Hanya Rp 3,9 Juta
Videotron di Jalan Gajah Mada Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka tidak bisa berharap banyak mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari videotron. Tahun ini videotron hanya bisa memberikan kontribusi Rp 3.965.989 saja.

Pada APBD 2020, target penerimaan videotron ditetapkan sebesar Rp 1 miliar. Namun pada Perubahan APBD 2020, target diturunkan menjadi Rp 200 juta.

Meskipun target penerimaan sudah diturunkan sebesar Rp 800 juta, ternyata Bagian Umum Setda Sikka yang mengelola videotron masih belum bisa memberikan kontribusi yang maksimal.

Kepala Bagian Umum Setda Sikka Bernadus Absalon Parera menjelaskan pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mencapai target, namun dia mengakui menemukan banyak kendala dan tantangan.

“Kami sudah melakukan pendekatan dengan sejumlah perusahaan, baik di level nasional, regional, maupun lokal, namun masih banyak kendala,” alasan dia kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sikka, Selasa (24/11).

Dia menjelaskan perusahaan nasional dan regional kesulitan memanfaatkan jasa videotron karena tidak ada anggaran.

Sementara perusahaan lokal bersedia memasang iklan pada videotron, tetapi meminta seluruh produksi iklan dikelola langsung Bagian Umum.

“Kami belum bisa produksi iklan karena sumber daya manusia tidak ada, termasuk juga tidak ada sarana pendukung,” jelas mantan Lurah Kabor itu.

Selama ini, jelas dia, iklan yang dimuat pada videotron, merupakan produksi dari pengguna jasa.

Terhadap rendahnya kontribusi videotron, Anggota Banggar dari Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say mengusulkan pengelolan aset ini diserahkan kepada Badan Pendapatan Daerah.

Proyek pengadaan videotron dilaksanakan pada tahun 2019 dengan alokasi anggaran Rp 1,3 miliar. Pengadaan videotron dimaksudkan antara lain untuk meningkatkan PAD.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini