Tekan Defisit Rp 96 Miliar Lebih, Bupati Sikka: Penghematan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 1 Desember 2020 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka diperkirakan mengalami defisit Rp 96 miliar lebih pada tahun 2021. Untuk menekannya, Bupati Fransiskus Roberto Diogo bakal melakukan penghematan secara besar-besaran.

Pada rapat konsultasi bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD setempat, Sabtu (28/11), Bupati Sikka berencana melakukan penghematan sampai dengan Rp 30 miliar.

“Saya langsung memimpin untuk melakukan efisiensi. Kita akan lakukan pemangkasan secara benar, tapi tidak mengurangi atau menghambat kinerja pemerintah. Dan itu bisa dilakukan cukup besar sampai dengan Rp 30 miliar,” ujar dia.

Penghematan akan dilakukan pada kegiatan-kegiatan non fisik, dan belanja daerah lainnya. Dia menyebutkan misalnya belanja perjalanan dinas, belanja makan-minum, dan pemanfaatan kendaraan pada setiap perangkat daerah.

“Misalnya perjalanan dinas, Bupati yang harus memberikan surat tugas. Kan kita tahu mana yang penting, mana yang tidak penting,” alasan dia.

Sejak awal pembahasan RAPBD 2021, Banggar DPRD Sikka sudah mewanti-wanti struktur anggaran yang mengalami defisit.

Salah satu cara yang dilakukan Banggar DPRD yakni memotong masing-masing 10 persen belanja ATK, belanja pemeliharaan kantor, dan belanja pemeliharaan kendaraan.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Banggar DPRD Sikka juga memangkas belanja bantuan sosial sebesar Rp 800 juta dari yang direncanakan Rp 2,5 miliar. Alokasi yang dipangkas itu adalah belanja bansos yang tidak direncanakan.

Selain itu Banggar DPRD Sikka juga memangkas penyertaan modal yang direncanakan Rp 22 miliar, kini menjadi Rp 10,5 miliar saja.

Penyertaan modal Rp 12 miliar kepada PT Bank NTT menjadi Rp 6 miliar, penyertaan modal Rp 9 miliar kepada Perumda Wair Puan menjadi Rp 4,5 miliar, dan penyertaan modal Rp 1 miliar kepada Perumda Mawarani dibatalkan.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA