Warga Desak Kepala Desa Nita Mundur

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 4 Desember 2020 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 55 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua dan anggota BPD Nita bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bertemu Sekretaris Dinas Pemdes, Jumat (4/12)

Ketua dan anggota BPD Nita bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bertemu Sekretaris Dinas Pemdes, Jumat (4/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga Desa Nita di Kabupaten Sikka melalui BPD setempat bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda mendesak Kepala Desa Nita mundur dari jabatannya.

Dua alasan penting mundurnya Kades Nita yakni dugaan kasus perbuatan amoral, dan yang terakhir adalah penyalahgunaan keuangan desa sebagaimana hasil temuan Inspektorat Sikka.

Desakan agar Kades Nita mundur disampaikan Ketua BPD Nita, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kepada Sekretaris Dinas Pemerintahan Desa Wilhelmus Levi, Jumat (4/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua BPD Nita Herman Ranu mendesak Dinas Pemdes memberikan rekomendasi kepada Bupati Sikka untuk memberhentikan sementara Kades Nita.

“Berhentikan dulu dia sementara, biar dia lebih konsentrasi menyelesaikan temuan Inspektorat,” ujar Herman Ranu.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Herman Ranu mengatakan di tingkat masyarakat sudah terjadi keresahan akibat berbagai persoalan yang melibatkan kepaka desa.

Dia menyebut distribusi BLT misalnya, sampai sekarang baru dilaksanakan untuk 3 bulan. Padahal di desa-desa lain, distribusi sudah bulan ke-9.

Apalagi, tambah dia, kepala desa jarang masuk kantor, dan memiliki hubungan yang kurang bagus dengan BPD setempat.

Anggota BPD Fransiskus Nong menyebutkan roda pemerintahan di Desa Nita tidak berjalan sejak munculnya dugaan kasus amoral yang melibatkan kepala desa. Kini ditambah lagi dengan temuan Inspektorat sebesar Rp 191 juta lebih.

“Sebagai anggota BPD, saya memiinta pertimbangan Dinas sesuai kewenangan yang ada, sebaiknya Kades Nita diberhentikan sementara agar roda pemerintahan bisa berjalan. Kalau boleh awal 2021 dia diberhentikan sementara,” ujar pensiunan pegawai negeri ini.

Baca Juga :  Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Sementara itu Viktor Nekur juga mendukung Kades Nita diberhentikan sementara sehingga lebih konsentrasi menyelesaikan temuan Inspektorat.

Dia berharap Dinas Pemdes serius menindaklanjuti permintaan warga masyarakat untuk merekomendasikan pemberhentian sementara.

Wilhelmus Levi berjanji akan menyampaikan semua usulan BPD Nita bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kepada Kepala Dinas Pemdes.

“Ibu Kadis ada di Kupang. Semua yang disampaikan tadi sudah saya catat, nanti saya lanjutkan ke pimpinan. Kita sama-sama berharap agar bisa segera diselesaikan,” ujar dia.

Terhadap dua masalah serius yang melibatkan kepala desa, Wilhelmus Levi mengatakan jika itu terjadi pada dirinya, dia sudah mengundurkan diri.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA