Kasi Pidsus Kejari Sikka Temui Inspektorat NTT, Percepat Turunnya Perhitungan Kerugian Negara terkait BTT

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 31 Januari 2023 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 229 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Pidsus Kejari Sikka Fajrin Irwan Nurmansyah (kanan) mendampingi Kajari Sikka Fatoni Hatam sast dialog bersama massa aksi dari Jaringan HAM Sikka, Senin (30/1)

Kasi Pidsus Kejari Sikka Fajrin Irwan Nurmansyah (kanan) mendampingi Kajari Sikka Fatoni Hatam sast dialog bersama massa aksi dari Jaringan HAM Sikka, Senin (30/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sikka Fajrin Irwan Nurmansyah akan menemui Inspektorat Propinsi NTT dalam rangka mempercepat turunnya perhitungan kerugian negara terkait dugaan korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 di BPBD Sikka.

Upaya ini dilakukan untuk menindaklanjuti pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam saat dialog bersama massa aksi dari Jaringan HAM Sikka, Senin (30/1).

Saat itu Fatoni Hatam berjanji akan mengirim Tim Penyidik ke Kupang guna mendorong perpepatan perhitungan kerugian negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fajrin Irwan Nurmansyah yang ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Selasa (31/1), memastikan akan berangkat Rabu (1/2) besok.

“Besok saya berangkat, sekalian ada jadwal sidang,” jelas dia singkat.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dia mengatakan sesungguhnya setiap minggu Kejaksaan Negeri Sikka selalu berkoordinasi dengan Inspektorat NTT untuk memastikan perkembangan perhitungan kerugian negara yang dilakukan Tim Audit Inspektorat NTT.

Media ini mendapat informasi berbeda tekait posisi keberadaan dokumen perhitungan kerugian negara.

Menurut Fajrin Irwan Nurmansyah, perhitungan kerugian negara sudah selesai dilakukan, dan dokumennya sudah bersda di meja kerja  Gubernur NTT.

“Hanya menunggu pengesahan saja,” ujar dia.

Jika Gubernur NTT tidak berada di tempat, Fajrin Irwan Nurmansyah mengatakan akan mendorong solusi lain untuk pengesahan. Sehingga ketika kembali ke Maumere dia langsung mengantongi dokumen tersebut.

Informasi berneda datang dari Jaringan HAM. Terbetik kabar ternyata Inspektorat NTT belum melakukan perhitungan kerugian negara. Kerja teknis tersebut baru akan dimulai Rabu (31/1).

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Hingga kini belum bisa dipastikan sejauh mana kebenaran dua informasi berbeda tersebut. Inspektorat NTT dan Kejaksaan Negeri Sikka diharapkan memberikan informasi yang akurat sehingga tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan.

Sebagaimana diketahui Kejaksaan Negeri Sikka pada Agustus 2022 melayangkan surat permohonan perhitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana BTT.

Insoektorat NTT telah memulai tugas penghitungan kerugian negara sejak September 2022. Nanun hingga sekarang hasil perhitungannkerugian negara belum juga diterbitkan.

Belum adanya perhitungan kerugian negara, menyebabkan Kejaksaan Negeri Sikka belum bisa melakukan proses lanjut penyidikan, termasuk belum bisa menetapkan tersangka pada perkara ini.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru