Maumere-SuaraSikka.com: Hujan deras belakangan ini mengakibatkan ruas jalan Watuleke-Paipenga di Desa Tuwa Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka mengalami rusak total.
Jalan yang rusak total ini persis di Dusun Wolooja. Panjang jalan yang rusak total bisa mencapai 30 meter. Praktis kondisi ini menghambat akses transportasi, baik untuk kepentingan warga setempat maupun warga desa tetangga.

Kepala Desa Tuwa Fernandes Yandayani Wula mengaku prihatin dengan fakta miris ini. Apalagi banyak kendaraan bermotor yang nekad melintas, meski dengan ancaman risiko keselamatan jiwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kendaraan sering macet di situ. Dan ini sangat bahaya sekali,” ujar dia kepada media ini, Kamis (2/3).
Melihat fakta ini, Fernandes Yandayani Wula kemudian menginisiatifi perbaikan secara swadaya. Dia lalu mengajak warga setempat pemilik kendaraan roda dua dan roda empat bersama pejabat dusun hingga RT/RW untuk terlibat bergotong-royong secara swadaya.
“Saya siapkan material, seperti semen, batu, dan pasir. Warga yang terlibat bawa alat-alat kerja, termasuk juga air untuk campuran,” jelas dia.
Kurang lebih 30 orang penduduk setempat, sejak Kamis (2/3) pagi tadi melaksanakan pekerjaan swadaya di lokasi ruas jalan yang longsor. Menurut rencana, pekerjaan swadaya akan dilaksanakan hingga Jumat (3/3) besok.

Sehubungan dengan kegiatan swadaya pekerjaan jalan, Kades Tuwa mengimbau kendaraan bermotor roda empat dan roda enam untuk tidak dulu melintasi ruas jalan tersebut.
Sedangkan untuk kendaraan roda dua, ujar dia, bisa melewati jalan alternatif yang telah disiapkan.
Dia menambahkan ruas jalan Watuleke-Paipenga merupakan jalan desa, yang masuk dalam ruas jalan Tanangalu-Paipenga-Liapupu hingga Desa Loke.
Ruas jalan Watuleke-Paipenga, kata dia, dengan kondisi rawan longsor. Dia mengaku sudah berulang-ulang kali diusulkan perbaikan melalui Musrenbang Tingkat Kecamatan.
Setelah dicek di Dinas PUPR, kata dia, ada pekerjaan peningkatan jalan Tanangalu-Paipenga-Liapupu. Namun yang dikerjakan hanya 10 kilometer saja hingga depan Kantor Desa Tuwa.
Fernandes Yandayani Wula berharap ada perhatian dari Dinas PUPR Sikka untuk mengatasi ruas jalan rawan longsor di Desa Tuwa.
Selain di Dusun Wolooja, lanjut dia, masih ada 1 titik longsor lagi di Dusun Lokaroka. Longsor diperkirakan meluas hingga sekitar 100 meter.*** (eny)















