Kriminalisasi Wartawan, PENA NTT Bali Desak Copot Kapolres Nagekeo

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 14 April 2023 - 08:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 320 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata

Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata

Maumere-SuaraSikka.com: Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT yang berkedudukan di Bali mendesak pencopotan Kapolres Nagekeo. Pasalnya AKBP Yudha Pranata telah melakukan kriminalisasi terhadap wartawan.

Ketua PENA NTT Bali Igo Kleden menyayangkan sikap Kapolres Nagekeo yang melakukan intervensi terhadap kerja-kerja jurnalistik seorang wartawan TribunFlores.com bernama Patrick Djawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendesak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda NTT Inspektur Jenderal Polisi Johanis Asadoma segera mencopot Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata, agar institusi Polri tidak tercemar,” tegas dia melalui rilis yang diterima media ini, Kamis (13/4).

Igo Kleden mengatakan banar bahwa Patrick Djawa dilaporkan warga yang merasa keberatan atas pemberitaan yang ditulis.

Meski demikian, ujar dia, Kapolres Nagekeo seharusnya paham bahwa UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 itu merupakan Lex Specialis. Itu artinya, semua produk jurnalistik ranahnya ada pada Dewan Pers.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

“Keputusan salah benar itu ada pada Dewan Pers, bukan diproses di Polres Nagekeo. Masa, sekelas Kapolres ko tidak paham hukum,” ujar dia kecewa.

Igo Kleden memastikan tipikal Kapolres Nagekeo seperti ini sungguh sangat meresahkan masyarakat.

PENA NTT Bali mengingatkan Kapolres Nagekeo bahwa wartawan tidak bisa diintervensi oleh siapapun, kecuali oleh perusahan media yang bersangkutan. Apalagi hingga wartawan diintimidasi dan diinterogasi, sangat tidak dibolehkan.

“Kapolres seperti ini perlu dipertanyakan, dia paham UU Pers atau tidak? Kalau tidak paham, sebaiknya dicopot,” tegas dia.

Igo Kleden mengingatkan Kapolres Nagekeo untuk membaca kembali MoU antara Polri dengan Dewan Pers Tahun 2022 tentang Koordinasi dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan.

Terkait masalah ini, PENA NTT Bali menyerukan tiga hal yang perku disikapi segera.

Pertama, meminta Kapolri dan Kapolda NTT segera mencopot Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata karena tidak paham UU Pers dan melakukan intervensi terhadap kerja jurnalistik.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Kedua, meminta Kapolri dan Kapolda NTT melalui Bidang Propam segera meninjau seluruh kasus hukum yang diproses di Kabupaten Nagekeo yang diduga kuat syarat dengan kepentingan kelompok tertentu atau diboncengi kelompok tertentu sehingga tidak objektif.

Ketiga, memberikan arahan dan teguran terhadap seluruh personel Polri yang ada di Nagekeo agar tidak menjadi bumerang bagi institusi Polri yang selama ini sudah sangat humanis memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Patrick Djawa dilaporkan ke Mapolres Nagekeo oleh Ketua Suku Nataia Patris Seo atas berita yang dipublish Tribun Flores pada Senin (10/4).

Berita tersebut terkait kasus pengadangan mobil Kapolres Nagekeo oleh sejumlah pemuda di Aesesa, hingga berujung pada penahanan sejumlah pemuda di Mapolres Nagekeo.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru