Rabies Ancam Sikka, 5 Sampel Otak Anjing Dipastikan Positip

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 April 2023 - 10:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 35 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Lima sampel otak anjing yang dikirim dari Kabupaten Sikka, dipastikan positip rabies. Praktis rabies pun kembali mengancam daerah itu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan membenarkan ada tambahan kasus rabies di Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami kirim 5 sampel, kemarin sudah dapat hasilnya dari Balai Besar Veteriner Denpasar, semuanya positip rabies,” jelas Yohanes Emil Satriawan yang dihubungi Kamis (20/4).

Dengan tambahan 5 kasus, jelas dia, maka selama tahun 2023 ini, sudah 6 kasus positip rabies di Kabupaten Sikka.

Media ini menghimpun 5 kasus gigitan anjing yang dicurigai rabies, dan sampel otaknya dikirim Dinas Pertanian, dan hasilnya dipastikan positip.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Pertama, anjing lokal betina, 5 bulan, menggigit 1 orang tanpa provokasi di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur.

Kedua, anjing lokal betina, 4 bulan, menggigit 1 orang saat diajak bermain di Desa Sikka Kecamatan Lela.

Ketiga, anjing lokal betina, 8 bulan, menggigit 1 orang tanpa provokasi di Desa Langir Kecamatan Kangae.

Keempat, anjing lokal betina, 2 bulan, menggigit 2 orang tanpa provokasi Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur.

Dan kelima, anjing lokal betina, 3 bulan, menggigit 3 orang saat akan diberi makan dan obat di Desa Habi Kecamatan Kangae.

Belum diketahui bagaimama nasib 8 korban gigitan anjing rabies. Sesuai mekanisme, korban gigitan anjing harus mendapatkan tata laksana gigitan hewan penular rabies, sehingga bisa diselamatkan.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Dokter Asep Purnama menegaskan hingga saat ini belum ada obat yang mampu menyembuhkan penyakit rabies.

“Pencegahan paska paparan dengan cuci luka dan vaksinasi, masih menjadi satu-satunya cara menyelamatkan kita dari ancaman kematian akibat virus rabies,” ujar dia.

Kepala Dinas Pertanian Sikka Yohanes Emil Satriawan memastikan saat ini tidak ada stok vaksin anti rabies di Kabupaten Sikka. Terakhir, kata dia, ada 8.000 VAR, namun semuanya sudah terpakai.

Menurut dia, dalam waktu dekat akan ada tambahan 1.000 VAR dari Dinas Peternakan Kupang. Itupun, lanjut dia, harus terus-menerus dikomunikasikan karena hampir semua kabupaten/kota di NTT membutuhkan VAR.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru