
Maumere-SuaraSikka.com: Kasus rekening jebol, terjadi di Maumere Kabupaten Sikka. Korbannya adalah Dwi Kartini Tahir, seorang warga Bulukumba Makasar yang berdomisili di Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur.
Perempuan berkerudung ini mengalami kehilangan uang sebesar Rp 20.015.292, setelah rekening BNI miliknya dijebol maling.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dwi Kartini Tahir baru menyadari hal ini pada 12 April 2023, ketika sedang berada di Makasar. Waktu itu dia hendak melakukan penarikan uang. Dia merasa heran karena saldo berkurang jauh.
Perempuan ini lalu mengadu pada Kantor BNI Cabang Panakukkang Kota Makasar. Oleh manajemen BNI, kemudian di-print rekening koran.
Dari rekening koran tergambar 20 kali penarikan mencurigakan sejak 19 Maret 2023 hingga 11 April 2023.
Saldo terakhir pada 19 Maret 2023 sebelum rekeningnya dijebol pelaku yakni Rp 52.967.161. Hingga akhirnya pada posisi 12 April 2023, saldo sudah berubah menjadi Rp 33.851.869.
Dwi Kartini Tahir mengaku selama rentang waktu itu, dia tidak pernah menarik uang dari rekening. Karena itu dia heran ketika tahu uangnya berkurang Rp 20 juta.
Setelah kembali ke Maumere, perempuan ini lalu mengadu ke Kantor BNI Cabang Maumere. Dia juga mendapatkan rekening koran.
Rekening koran menggambarkan pelaku menarik uang dari mesin ATM pada 3 lokasi berbeda, yakni ATM Bersama di depan Makodim Sikka, ATM BNI di Rezeki Express, dan ATM BNI di Kantor BNI.
“Saya rasa aneh, kartu ATM ada di saya. Nomor PIN hanya saya yang tahu. Bagaimama bisa rekening saya jebol?” tanya dia bingung saat dikonfirmasi, Selasa (23/5).
Dwi Kartini Tahir mengaku sudah melaporkan hal ini ke Polres Sikka pada Kamis (18/5). Dia menunjukkan surat tanda terima laporan polisi yang ditandatangani Kanit II SPKT Polres Sikka Ipda Ngurah Manik.
“Saya mohon dengan sangat agar pelaku penjebolan rekening saya segera ditangkap secepatnya,” pinta dia.
Media ini mendapat potongan gambar dari CCTV pada ATM BNI yang terletak di Kantor BNI Cabang Maumere di Jalan Gajah Mada.
Tampak seorang laki-laki berusia muda tengah menarik uang persis pada waktu yang sama dengan data yang terekam pada rekening koran milik Dwi Kartini Tahir.*** (eny)




















