

Maumere-SuaraSikka.com: Ketua Partai Gerindra Kabupaten Sikka Stephanus Fransiskus Say meminta pemerintah daerah setempat harus gerak cepat menyelesaikan 19.949 warga yang belum memiliki KTP elektronik.
“Ini angka yang cukup besar,” ujar dia di Maumere, Kamis (22/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menegaskan hak warga tidak boleh terhalang akibat tidak memiliki KTP elektronik. Hak warga yang dia maksudkan, bukan saja menyangkut hak politik menjelang Pemilu 2024, tetapi juga merupakan basis data identitas yang digunakan untuk urusan dengan negara.
Dia menduga sebagian besar warga yang belum memikiki KTP elektronik, bisa jadi karena kesulitan mendatangi Kantor Dinas Dukcapil.
“Jika seperti ini, maka pemerintah melalui dispenduk harus jemput bola, dengan melakukan pelayanan ke desa-desa,” saran dia.
Dia menambahkan pemerintah desa harus berperan dominan dalam hal basis data kependudukan.
“Biasanya ada papan demograsi di desa-desa, tapu dari tahun ke tahun tidak pernah diisi atau koreksi terkait mutasi kependudukan,” ujar dia.
Selain mendorong kinerja Dukcapil melakukan perekaman hingga ke desa-desa, Stephanus Say juga meminta dukungan dari partai-parrai politik untuk membantu memberikan informasi terkait keberadaan warga yang belum memiliki KTP elektronik.*** (eny)















