Kisah Arkiles, Namanya Diganti Menjadi Maria, Modus Baru Pengiriman Tenaga Kerja Ilegal

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 27 Juni 2023 - 09:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 45 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arkiles Sili menunjukkan tiket KM Bukit Siguntang, yang namanya sudah dipalsukan

Arkiles Sili menunjukkan tiket KM Bukit Siguntang, yang namanya sudah dipalsukan

Maumere-SuaraSikka.vom: Berbagai cara dilakukan perekrut untuk mengirim tenaga kerja ilegal di Kabupaten Sikka. Modus baru yang terungkap yakni dengan memalsukan nama calon tenaga kerja.

Hal ini dialami Arkiles Sili, salah seorang calon tenaga kerja ilegal asal Desa Egon Gahar Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemuda berusia 20 tahun ini mengaku mendapatkan tiket kapal KM Bukit Siguntang dari perekrut. Namun pada tiket kapal tersebut tertera nama Maria Yuvanti.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

“Saya punya nama Arkiles Sili, tapi dia kasih tiket atas nama Maria Yuvanti. Dia pesan kalau diperiksa, jawab saja tiket tertukar,” cerita Arkiles Sili di Mapolres Sikka, Minggu (25/6).

Arkiles Sili mengaku baru pertama kali bertemu perekrut saat pengambilan tiket kapal. Selama ini, kata dia, komunikasi untuk ke Kalimantan, melalui orang lain.

Pemuda berusia 20 tahun ini mengatakan dia dijanjikan kerja pada sebuah perusahaan kelapa sawit di Kalimantan.

Baca Juga :  Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Dia lalu diminta menyiapkan uang sebanyak Rp 350.000, untuk biaya tiket Rp 300.000 dan rapid Rp 50.000. Kekurangan harga tiket ditanggung perekrut.

Arkiles Sili merupakan satu dari 27 tenaga kerja ilegal yang diamankan polisi di Pelabuhan Laurens Say Maumere, sejak Sabtu (24/6) hingga Minggu (25/6).

Polisi menggelandang 27 tenaga kerja ilegal tersebut ke Mapolres Sikka untuk kepentingan pemeriksaan. Bersamaan dengan mereka, polisi mengamankan 2 orang perekrut.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA