10 Specimen Otak Anjing Dinyatakan Positip, Sikka Gagal Urus Rabies

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 Juli 2023 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 59 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka boleh dibilang gagal mengurus rabies. Meski sudah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB), kasus rabies justeru semakin marak terjadi.

Kabar terbaru, pemeriksaan 12 specimen otak anjing dari Kabupaten Sikka di Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar Bali, Kamis (6/7), memunculkan hasil yang mengejutkan. Pasalnya, ternyata 10 di antaranya dipastikan positip rabies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan yang dihubungi Sabtu (8/7), membenarkan terjadi penambahan 10 specimen otak anjing yang dinyatakan positip.

Baca Juga :  Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Sepuluh ekor anjing positip rabies tersebut tersebar di Desa Watuliwung Kecamatan Kangae, Dusun Kloang Lagot Desa Wairkoja Kecamatan Kewapante, Kelurahan Wairotang Kecamatan Alok Timur, Dusun Hapeng Desa Munerana Kecamatan Hewokloang, Desa Watuliwung Kecamatan Kangae, Dusun Waipare Desa Watumilok Kecamatan Kangae, dan Kelurahan Madawat Kecamatan Alok.

Kabupaten Sikka makin tidak berdaya hadapi rabies karena stok vaksin sudah habis sejak akhir Juni lalu.

Kepala Dinas Pertanian Sikka yang akrab disapa Jemmy Sadipun beralasan pihaknya sedang melakukan pengadaan 11.500 dosis vaksin yang dibiayai dari APBD 2023 Sikka.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

“Mudah-mudahan dalam bulan Juli ini sudah tiba di Maumere,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui Kabupaten Sikka dinyatakan KLB rabies pada Mei 2023 lalu. Kala itu, hingga April 2023, terdapat 518 kasus gigitan anjing, hingga 1 orang meninggal dunia.

Saat dinyatakan KLB rabies, terdapat 17 specimen otak anjing yang diperiksa, 10 di antaranya dipastikan positip rabies.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA