Polres Sikka Pulangkan 38 Warga Matim dan Manggarai Terlibat TPPO

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 01:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 82 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra

Maumere-SuaraSikka.com: Polres Sikka memulangkan 38 warga Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai bersama 15 anak di bawah lima tahun yang terlibat dugaan tindak pidana perdagangam orang (TPPO).

Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra memastikan pemulangan akan dilakukan segera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau tidak hari ini (Senin, 10/7, Red), yah besok (Selasa, 11/7  Red),” jelas Kasat Reskrim yang ditemui di Mapolres Sikka, Senin (10/7).

Untuk pemulangan warga Manggarai Timur dan Manggarai, dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka.

Namun, lanjut dia  institusi ini beralasan tidak memiliki biaya operasional untuk pemulangan warga di luar Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

“Dinas angkat tangan karena alasan biaya, sementara kami juga tidak punya anggaran,” ujar dia.

Menghadapi kondisi ini, Kasat Reskrim kemudian berkoordinasi dengan Paguyuban Manggarai Timur yang ada di Kabupaten Sikka. Paguyuban Manggarai Timur menyambut baik  dan ikut membantu proses pemulangan warga yang terlibat TPPO.

Kasat Reskrim menambahkan pihaknya tidak bisa menindaklanjuti proses hukum atas dugaan TPPO terhadap warga Manggarai Timur dan Manggarai.

Alasannya, kata dia, karena semua proses sejak perekrutan hingga pemberangkatan ke Maumere, terjadi di Manggarai Timur.

“Mereka datang langsung ke Pelabuhan Laurens Say, jadi Maumere hanya tempat singgah saja,” jelas dia.

Baca Juga :  Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum kepada Polres Manggarai Timur. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur.

Sebagaimana diketahui warga Manggarai Tinur dan Manggarai ini diamankan aparat kepolisian di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Minggu (9/7) pagi.

Mereka sedang menunggu KM Bukit Siguntang untuk berangkat menuju Balikpapan. Menurut rencana, warga dua kabupaten ini akan dipekerjakan pada sebuah perusahaan kelapa sawit di Kalimantan.

Para pencari kerja ini terkategori tenaga kerja ilegal karena prosesnya non prosedural. Semua mereka tidak memiliki kelengkapan dokumen ketenagakerjaan.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA