
Maumere-SuaraSikka.com: Inspektorat Kabupaten Sikka tengah melakukan finalisasi audit investigasi dugaan sunat dana sertifikasi guru di Dinas PKO Kabupaten Sikka.
Mantan Inspektur Sikka Germanus Goleng memperkirakan dalam waktu dekat hasil audit sudah selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sementara ini sedang proses finalisasi. Lagi dilakukan analisa dan kesimpulan,” ujar Germanus Goleng usai mengikuti serah terima jabatan 7 kepala dinas di Lantai 2 Kantor Bupati Sikka, Kamis (13/7).
Dia menjelaskan tim audit investigasi bekerja selama 10 hari. Namun kemudian diperpanjang lagi 6 hari, karena terkendala libur sekolah.
“Responden, dalam hal ini guru-guru lagi libur, jadi kami tambah 6 hari kerja,” jelas dia.
Dia mengatakan hasil audit investigasi nantinya akan dilaporkan kepada Bupati Sikka. Selain itu, tambah dia, dokumen yang sama akan diserahkan juga kepada Kejaksaan Negeri Sikka dan Polres Sikka.
Germanus Goleng kini dimutasi sebagai Kepala Dinas PKO Sikka. Makanya dia tidak membeberkan sejauh mana audit investigasi yang telah dilakukan Inspektorat.
Servasius Sewar, Kepala Inspektorat Sikka yang baru, belum mau memberikan keterangan terkait audit investigasi.
“Saya belum masuk, ini baru saja serah terima jabatan,” alasan dia.
Secara terpisah, Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera menjelaskan Tim Pemeriksa yang dibentuk Bupati Sikka, juga melakukan pemeriksaan atas informasi tambahan menyangkut dugaan sunat dana sertifikasi guru.
Dia mengaku sudah Tim Pemeriksa sudah memberikan rekomendasi kepada Inspektorat Sikka untuk melakukan pemeriksaan
“Masih sedang dilakukan pemeriksaan,” jelas dia.
Sebagaimana diketahui, dana sertifikasi guru di Dinas PKO Sikka untuk triwulan pertama tahun 2023, diduga disunat sebesar Rp 642.159.226.
Kasus dugaan sunat dana sertifikasi kini sedang diproses di Kejaksaan Negeri Sikka dan Reskrim Polres Sikka.
Setidaknya sudah 4 pejabat penting yang diambil keterangan yakni Kadis PKO yang diberhentikan sementara Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas PKO Sikka Alfred Miraflores, Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Irma, serta operator dana sertifikasi Iswadi.*** (eny)















