
Maumere-SuaraSikka.com: Iswadi, operator dana sertifikasi guru di Dinas PKO Kabupaten Sikka kembali beraktifitas setelah menghilang hampir 1 bulan.
Pria yang diduga ikut menikmati hasil sunat dana sertifikasi guru triwulan pertama tahun 2023 itu sudah mulai aktif lagi bekerja di Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas PKO Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media ini, Selasa (18/7) pukul 09.38 Wita, Iswadi mengenakan seragam ASN, ditutup jaket berwarna biru. Dia menempati ruangan paling depan, bersama sejumlah pegawai lainnya.
Iswadi tampak serius berhadapan dengan komputer. Belum tahu tugas apa yang dia kerjakan setelah lama menghilang. Apalagi tugasnya sebagai operator dana sertifikasi guru sudah dialihkan ke orang lain.
Tidak lama berselang Iswadi masuk ke ruangan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Alfred Miraflores.
Hanya beberapa menit saja, dia keluar lagi lewat pintu depan. Sepertinya menuju ruang kerja Kepala Dinas PKO Sikka.
“Ketemu Pa Kadis,” jawab Iswadi ketika ditanya media ini.
Hingga kini Iswadi belum mengungkap ihwal alasan dan motivasi yang membuat dia menghilang dari Maumere.
Sebagaimana diketahui, dana sertifikasi guru triwulan pertama tahun 2023 diduga disunat sebesar Rp 642.159.226.
Jaksa dan polisi sedang mengusut kasus ini. Setidaknya 3 orang penting telah diminta kererangan, karena dianggap paling tahu terkait masalah ini.
Tiga orang tersebut adalah Kadis PKO Sikka yang diberhentikan sementara Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, operator dana sertifikasi Iswadi, dan Bendahara Pengeluaran Irma.*** (eny)















