
Maumere-SuaraSikka.com: Kejaksaan Negeri Sikka menyumbang 4 tangki air bersih untuk masyarakat di Desa Teka Iku Kecamatan Kangae dan Desa Ian Tena Kecamatan Kewapante.
Distribusi air bersih dilakukan Rabu (19/7), bertempat di masing-masing Kantor Desa. Setiap desa mendapatkan 2 tangki air bersih berukuran 11.000 liter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumbangan air bersih ini merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 dan HUT ke-23 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam langsung turun ke lokasi untuk menyerahkan bantuan air bersih. Dia didampingi Ketua IAD Sikka Nining Fatoni Hatam beserta anggota IAD Sikka, serta seluruh staf Kejaksaan Negeri Sikka.
Di Desa Teka Iku, Kajari Sikka dan rombongan diterima Pejabat Kepala Desa Yosef Edison. Sedangkan di Desa Ian Tena diterima Kepala Desa Thomas Alfa Edison.
“Dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, kami membantu air bersih. Semoga berkenan dan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Fatoni Hatam.
Penyerahan bantuan air bersih dilakukan secara simbolis. Kajari Sikka Fatoni Hatam memegang selang yang terhubung dari mobil tangki air ke bak penampung.
Air bersih dengan volume 5.500 liter dari sebuah mobil tangki pun mengalir deras ke bak penampung milik desa.
Pejabat Kepala Desa Teka Iku Yosef Edison berterimakasih atas kepedulian Kejaksaan Negeri Sikka. Begitu juga Kepala Desa Ian Tena Thomas Alfa Esison menyampaikan terima kasih.
“Saya merasa senang dan bangga karena hari ini dikunjungi Pa Kajari dan rombongan. Apalagi bersedia membantu spontanitas. Terus terang, kami tidak melihat nilainya, tapi niat tulus membantu masyarakat di sini,” ungkap Kepala Desa Ian Tena Thomas Alfa Edison.

Prioritas Anak Stunting
Sumbangan air bersih dari Kejaksaan Negeri Sikka sangat dirasakan bermanfaat bagi masyarakat di 2 desa tersebut.
Nantinya masing-masing pemimpin desa akan mengatur distribusi kepada masyarakat.
Baik Pejabat Kepala Desa Teka Iku Yosef Edison maupun Kepala Desa Ian Tena Thomas Alfa Edison berupaya memrioritaskan penyaluran bantuan air bersih kepada keluarga yang terdapat anak stunting.
Di Desa Teka Iku terdapat 3 anak stunting, sementara di Desa Ian Tena tercatat 7 anak stunting.

Tidak Ada Mata Air
Desa Teka Iku dan Desa Ian Tena merupakan 2 desa di Kabupaten Sikka yang antara lain sering kali diterpa kekurangan air bersih pada musim kering. Tidak ada mata air di 2 desa ini.
Masyarakat 2 desa ini lebih bersandarkan pada pola tadah hujan. Sehingga tidak heran, pada hampir setiap rumah warga terdapat bak penampung air.
“Kalau musim hujan, kami jaya. Tapi pas musim kering seperti sekarang ini, kami merana,” cerita Maria Albina, seorang warga Dusun Hubing Kloang
Desa Teka Iku, di sela-sela mengikuti proses distribusinair bersih dari Kejaksaan Negeri Sikka.
Kepala Desa Ian Tena Thomas Alfa Edison menyebut warga masyarakat di sana kerap kali mengandalkan air pisang untuk menyiasati kebutuhan air bersih.
“Biasanya batang pisang yang sudah tua, kita korek, dan ambil airnya,” cerita dia.
Bakti sosial bantuan air bersih merupakan kegiatan terakhir Kejaksaan Negeri Sikka dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.
Sebelumnya Kejaksaan Negeri Sikka telah melakukan berbagai macam kegiatan, baik dalam bentuk perlombaan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini akan dilaksanakan pada Sabtu (22/7) nanti.*** (eny)















