Mengaku Terima Sunat Dana Sertifikasi Rp 52 Juta, Iswadi Siap Tanggung Jawab

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Juli 2023 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 125 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iswadi memberikan penjelasan kasus dugaan sunat dana sertifikasi di hadapan ratusan guru yang melakukan aksi di Dinas PKO Sikka, Kamis (20/7)

Iswadi memberikan penjelasan kasus dugaan sunat dana sertifikasi di hadapan ratusan guru yang melakukan aksi di Dinas PKO Sikka, Kamis (20/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Iswadi, operator dana sertifikasi guru di Dinas PKO Kabupaten Sikka mengaku menerima dana sertifikasi sebesar Rp 52 juta. Dana tersebut dia terima dari Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales.

Pengakuan ini disampaikan Iswadi di hadapan ratusan guru penerima dana sertifikasi yang melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dinas PKO Sikka, Kamis (20/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para guru penerima dana sertifikasi mendengarkan penjelasan Iswadi

Iswadi yang kini sudah tidak lagi menjabat sebagai operator dana sertifikasi menjelaskan, dia dua kali menerima uang kas dari Bendahara Pengeluaran Dinas PKO, masing-masing sebesar Rp 250 juta dan Rp 392.159.266.

“Dua kali saya antar uang tersebut ke Pa Heri Sales, di rumahnya,” jelas dia.

Dia mengaku setelah mengantar uang, lalu diberi imbalan oleh Kadis PKO Sikka. Pertama kali dia diberi Rp 25 juta, berikutnya dia diberi Rp 27 juta.

“Jadi di saya ada Rp 52 juta, saya siap bertanggungjawab,” tegas Iswadi, yang baru 2 hari masuk kantor setelah hampir 1 bulan menghilang.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Ratusan guru penerima dana sertifikasi mendengarkan serius keterangan yang disampaikan Iswadi. Terlihat respon mereka sangat beragam.

Iswadi benar-benar konsisten dengan keterangannya. Jauh sebelumnya, kepada media ini Iswadi juga menerangkan hal yang sama.

Yoseph Heriyanto Vandiron Sales dalam status sebagai Kadis PKO Sikka yang diberhentikan sementara, pernah membantah keterangan Iswadi.

“Tidak benar itu, saya tidak pernah terima uang dari Iswadi,” tegas Yoseph Heriyanto Vandiron Sales di sela-sela rapat dengar pendapat bersama DPRD Sikka pada 14 Juni 2023 lalu.

Iswadi memberikan keterangan pers kepada wartawan

Aksi demonstrasi guru-guru penerima dana sertifikasi bertolak dari SDI Waioti. Mereka tergabung dalam Ikatan Guru Sertifikasi (Tagsi) Kabupaten Sikka.

Para guru menggunakan 6 pikup dan sekitar 100 sepeda motor. Mereka menyinggahi Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka  tempat Yoseph Heriyanto Vandiron Sales bertugas saat ini.

Konvoi para guru berhenti sejenak di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup. Beberapa orator melancarkan orasi dari atas salah satu pikup.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

“Uang kami digelapkan. Tolong, sadar, sadar, dan sadar, segera kembalikan uang kami,” teriak salah seorang orator.

Setelah 15 menit berorasi, para guru melanjutkan aksi mereka ke Kejaksaan Negeri Sikka, Mapolres Sikka, dan Kantor Bupati Sikka.

Dari Kantor Bupati Sikka, aksi dilanjutkan ke Gedung DPRD Sikka. Kepala Dinas PKO Sikka Germanus Goleng dan Inspektur Sikka Servasius Sewar hadir pada kesempatan itu.

DPRD Sikka sebenarnya mengundang juga mantan Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, Iswadi, dan Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Sikka Irma. Namun hingga aksi berakhir, ketiganya tidak hadir.

Para guru penerima dana sertifikasi menutup aksi mereka di Dinas PKO Sikka. Kadis PKO Sikka Germanus Goleng menghadirkan Iswadi untuk bisa menjelaskan duduk soal dugaan sunat dana sertifikasi.

Sebagaimana diketahui, dana sertifikasi guru  triwulan pertama tahun 2023 diduga disunat sebesar Rp 642.159.266. Kasus ini tengah diselidiki Kejaksaan Negeri Sikka dan Polres Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:54 WITA

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA