BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan di Daerah Terpencil Melalui RS Terapung

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 Juli 2023 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 43 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Yayasan Dokter Peduli sebagai pemilik Rumah Sakit Apung Dokter Lie Dharmawan II dan Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II, Kamis (20/7)

Penandatanganan kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Yayasan Dokter Peduli sebagai pemilik Rumah Sakit Apung Dokter Lie Dharmawan II dan Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II, Kamis (20/7)

Maumere-SuaraSikka.com: BPJS Kesehatan yang hampir satu dekade melaksanakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN. Termasuk mereka yang tinggal di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan (DBTFMS).

BPJS Kesehatan berupaya memastikan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Lily Kresnowati mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yang diperkuat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, setiap peserta Program Jaminan Kesehatan berhak mendapatkan manfaat jaminan kesehatan.

Jaminan kesehatan yang dimaksudkan, ujar dia, mencakup pelayanan perorangan, seperti pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, termasuk pelayanan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai sesuai dengan kebutuhan medis yang dibutuhkan.

Lily Kresnowati.dan Tutuk Utomo Nuradhy memperlihatkan dokumen kerja sama

Lily Kresnowati berada di Pulau Pemana Kabupaten Sikka dalam rangka mengunjungi Rumah Sakit Apung (RSA) Dokter Lie Dharmawan II untuk meninjau implementasi terbatas kompensasi pelayanan kesehatan bagi peserta JKN.

Kehadiran Lily Kresnowati sekaligus melakukan penandatanganan kerja sama dengan Yayasan Dokter Peduli sebagai pemilik Rumah Sakit Apung Dokter Lie Dharmawan II dan Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II.

Hadir saat itu Ketua Yayasan Dokter Peduli Tutuk Utomo Nuradhy, Bupati Sikka yang diwakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka Rudolfus Ali, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sikka Markus Kustandi Lerang, serta stakeholder setempat yang merupakan jajaran Pemerintah Daerah yang memiliki wilayah DBTFMS.

Lily Kresnowati mengatakan dalam proses kerja sama ini, BPJS Kesehatan berupaya menghadirkan terobosan, dengan harapan memberikan kemudahan dalam kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan penyedia fasilitas kesehatan pada daerah terpencil.

Kerja sama, kata dia,  dapat dilakukan dengan pihak fasilitas kesehatan, organisasi masyarakat, organisasi kemanusiaan, organisasi pelayanan kesehatan, universitas, atau pihak lain yang menyelenggarakan fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

“Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang berkolaborasi dalam mendukung Program JKN,” ujar Lely Kresnowati sebagaimana rilis Humas BPJS Kesehatan Cabang Sikka.

Dia mengatakan hal ini sudah direncanakan sejak lama, karena semua peserta harusnya mendapatkan haknya sebagai peserta JKN.

Namun jika dilihat banyak masyarakat yang berada di wilayah terpencil, sehingga kesulitan dalam mengkases pelayanan kesehatan terbatas.

“Kami pun berpikir untuk mendatangkan kemudahan akses layanan kesehatan, sehingga dapat diimplementasikan kegiatan hari ini. Hal ini tentu akan kami evaluasi dan tinjau terus untuk memaksimalkan peningkatan layanan JKN untuk masyarakat”, ujat Lily Kresnowati.

Saat ini BPJS Kesehatan mengedepankan Transformasi Mutu Layanan di seluruh tingkat layanan, baik pelayanan di kantor cabang maupun pelayanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Hal ini dilakukan untuk memenuhi harapan peserta akan mutu layanan yang mudah, cepat, dan setara,” ujar dia.

Dia lalu menguraikan, mudah maksudnya hanya dengan menunjukkan KTP sudah bisa dilayani. Cepat, ujar dia, pelayanan cepat termasuk dengan implementasi antrean online. Sementara, setara, maksudnya, dengan tidak adanya perbedaan atau diskriminasi antara peserta JKN dengan pasien umum.

Dia berharap dengan kerja sama ini dapat tercipta akses layanan kesehatan di daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas kesehatan.

Selain itu untuk meningkatkan pemerataan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia, sampai ke daerah-daerah yang belum terjangkau fasilitas kesehatan.

Komitmen BPJS Kesehatan dan RS Terapung melayani masyarakat di daerah yang belum tersedia fasilitas kesehatan

Ketua Yayasan Dokter Peduli Tutuk Utomo Nuradhy menyambut baik kerja sama ini. Dia mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan tujuan didirikannya yayasan tersebut, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat di daerah terpencil, yang memiliki kesulitan akses, sebagai wujud rasa nasionalisme pendiri Yayasan Dokter Peduli.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Untuk pelayanan medis,
Tutuk Utomo Nuradhy menguraikan terdiri dari 19 tim yang dipimpin dan dikoordinir oleh 1 dokter yang dibantu 3 relawan dokter spesialis yakni bedah, anastesi dan obgyn.

Selain itu, kata dia, ada dokter spesialis lain, dokter umum, apoteker, analis laboratorium, dan tenaga kesehatan lainnya.

“Hal ini menunjukkan bahwa kami berusaha memberikan pelayanan kesehatan, serta dukungan stakeholder yang berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelas  Tutuk Utomo Nuradhy.

Dia menyampaikan terima kasih atas segala dukungan dan apresiasi jajaran pemerintah daerah, serta BPJS Kesehatan yang telah hadir untuk melaksanakan sebuah prosesi yang menjadi tonggak sejarah yang sangat baik dalam pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di wilayah terpencil bagian timur.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sikka yang diwakili Kepala Dinas Sosial Rudolfus Ali menyampaikan cakupan UHC Kabupaten Sikka saat ini telah mencapai 98% dari total seluruh penduduk.

Jajaran Pemkab Sikka mendukung langkah kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit Apung.

“Di Kabupaten Sikka sendiri terdapat 18 pulau kecil dan terdapat 9 pulau yang tingkat kepadatan penduduknya tinggi. Saya merasa kerja sama ini harus dibina dengan baik, dalam rangka meningkatkan kemudahan peserta JKN di daerah terpencil untuk mengakses layanan kesehatan yang menjadi haknya,” ujar Rudolfus Ali.

Menurut Rudolfus Ali, dalam 5 hari saja di dua pulau sudah ada lebih dari seribu warga yang dilayani di Rumah Sakit Apung ini. Harapannya dengan adanya kerja sama ini masyarakat setempat dapat merasakan layanan kesehatan yang merata.

“Selain karena tenaga medis di pulau sangat terbatas, jarak dari pulau menuju rumah sakit umum daerah sangatlah jauh,” ujar dia.

Rudolfus Ali menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas niat baik dalam melayani kesehatan masyarakat Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:54 WITA

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA