KPK Bicara Blak-Blakan tentang Sikka, Dian Patria: Kasihan, Berubah Sudah

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 24 Juli 2023 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 316 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi Dian Patria memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (24/7) di Lantai 3 Kantor Bupati Sikka

Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi Dian Patria memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (24/7) di Lantai 3 Kantor Bupati Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dian Patria bicara blak-blakan tentang Kabupaten Sikka.

Kepada para wartawan di Lantai 3 Kantor Bupati Sikka, Senin (24/7), usai menggelar rapat akselerasi pencegahan korupsi di Kabupaten Sikka, Dian Patria menyebut Kabupaten Sikka tercatat sebagai daerah yang tinggi potensi pertumbuhan ekonomi  jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Pulau Flores.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo mendampingi Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK Dian Patria saat rapat akselerasi pencegahan korupsi di Kabupaten Sikka

Namun justeru, modal besar itu ternyata tidak didukung dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Bahkan, kata dia, Kabupaten Sikka berada di nomor urut 7 dari 9 kabupaten di Flores.

“Ternyata Sikka secara tata kelola hanya lebih baik dari Nagekeo dan Ngada, kalah sama Flotim, kalah sama Lembata, apalagi Manggarai Manggarai itu,” ungkap Dian Patria.

Kondisi ini, menurut dia, akibat dari lemahnya komitmen pimpinan untuk berubah dan berbuat kebaikan bagi masyarakat.

Dia juga menyinggung postur APBD Sikka dengan pendapatan sebesar Rp 1,1 triliun. Dengan besaran APBD seperti itu, ujar dia, Kabupaten Sikka tidak berbeda jauh dengan daerah lain di Flores yang memiliki postur APBD lebih kecil.

“PAD Sikka cuma 1 digit, (kabupaten) ini sangat tergantung dana dari pusat,” ungkap dia.

Dia lalu membeberkan persoalan pajak. Dari data wajib pajak, kata dia, masih banyak yang belum dioptimalkan. Dia menemukan ada wajib pajak yang harusnya membayar lebih besar, justeru malah lebih kecil dari wajib pajak lainnya.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

“Nilainya harus besar, tapi kecil saja dilaporkan, nah Pemda ikut saja. Apa yang dilaporkan wajib pajak, tidak pernah dikejar,  jangan sampai ada potensi korupsi di sini,” sentil dia.

Dia menangkap kesan bisa saja aparatur Pemkab Sikka tidak melakukan pengecekan di lapangan, dan lebih bersifat pasrah serta mempercayai saja laporan wajib pajak.

Kepala BPKAD Sikka Paul Prasetya saat rapat akselerasi pencegahan korupsi

“Pemda ikut saja, atau mungkin masalah psikologis, karena biaya politik yang tinggi, resort yang besar ini berjasa kepada pejabat-pejabat di sini, berjasa kepada kepala daerah ya, sehingga mereka diperlakukan berbeda dan yang lain lain, nanti kita coba cek lapangan untuk memastikan tidak ada kebocoran di sektor pajak,” ujar Dian Patria.

Dari telaahan soal pajak, Dian Patria menyebut tunggakan pajak Kabupaten Sikka hingga Desember 2022 tercatat sebesar Rp 32 miliar.

Tunggakan tersebut berasal dari sumber pajak seperti hotel, restoran, galian C dan hiburan.

Menurut dia, bisa jadi jika didalamin lagi, tunggakan pajak bukan hanya Rp 32 miliar, malah bisa lebih dari angka itu. Alasannya, karena tidak dipastikan akurasinya.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Dian Patria menambahkan APBD di Kabupaten Sikka tergolong kecil. Tapi justeru pihaknya menemukan banyak proyek bermasalah. Menurut dia, sudah ada mens rea dari awal.

“Masih banyak orang miskin, APBD terbatas,, main-main juga antara TAPD sama Banggar misalnya, main proyek, bagi-bagi, tim sukses harus dapat, proyeknya belum selesai sudah lunas, terus pajak tidak ditagih-tagih, mau ke mana kita, kasihan Sikka ini,” ujar dia miris.

Di sisi lain, kata Dian Patria, kepatuhan terhadap regulasi juga rendah. Bahkan untuk survei pelayanan publik,  Kabupaten Sikka paling rendah di NTT.

Sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Sikka saat rapat akselerasi pencegahan korupsi

“Kami hanya minta Sikka berubah sudah,  mau sampai kapan. Anggaran terbatas, tata kelola rendah, jangan sampai nanti masyarakat bergejolak, jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan sama pemerintah, nah ini tentunya tantangan buat masyarakat, ini edukasi, jangan pilih pimpinan bermasalah, ini kita bicara ke depan, jangan sampai jurang semakin dalam. Hentikan semua permainan yang ada mens reanya antara Pemda, TAPD dan Banggar,” ujar dia.

Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK masih ada di Maumere untuk beberapa hari ke depan. Mereka akan melakukan pengecekan pada sejumlah institusi dan wajib pajak.*** (eny)

Berita Terkait

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:54 WITA

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA