Kabupaten Sikka Seperti Tidak Memiliki Pemimpin

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 28 Juli 2023 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 167 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sikka Maria Angelorum Mayestatis

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sikka Maria Angelorum Mayestatis

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Golkar DPRD Sikka mensinyalir Kabupaten Sikka sepertinya tidak memiliki pemimpin selama 5 tahun terakhir ini.

Sikap politik ini disampaikan anggota DPRD Sikka Maria Angelorum Mayestatis, Jumat (28/7), saat menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi terhadap Pidato Bupati Sikka atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fraksi Partai Golkar mengatakan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Wakil Bupati Sikka Romanus Woga pada awalnya memberikan asa dan harapan rakyat untuk hidup lebih baik dan bahagia.

Awalnya rakyat kagum tatkala pemimpin pilihan mereka menebar mimpi dan angan untuk membawa perubahan yang lebih baik dari pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Rakyat bangga dan yakin bahwa hidupnya akan lebih baik, Sikka pasti akan terus maju dengan menggeliatnya pembangunan di segala bidang.

Hal ini ditambah lagi dengan suntikan dana dari PT SMI. Rakyat juga begitu yakin roda birokrasi akan ditata lebih baik secara profesional di tangan pemimpin yang bervisi Terpenuhnya Hak-Hak Dasar Masyarakat menuju Sikka Bahagia 2023.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

“Wow, keren kedengarannya,” sentil Maria Angelorum Mayestatis.

Namun, seiring dengan perjalanan waktu ternyata ekspetasi ini seperti masih jauh panggang dari api, begitu samar-samar tenggelam dalam idealisme semu pemimpin Negeri Antabaranta. Kebanggaan itu hilang sirna ibarat senja dijemput malam kelam.

“Daerah ini sepertinya tak memiliki pemimpin politik yang memiliki tanggung jawab dan beban moril yang besar untuk membawa rakyatnya menuju bahtera hidup yang lebih baik,” tukas Maria Angelorum Mayestatis.

Dia mengatakan ada masalah yang berulang-ulang kali sering disuarakan dengan lantang di DPRD  Sikka melalui mimbar paripurna. Tapi, katanya, tidak ada tindak lanjut yang jelas malah terkesan pembiaran oleh pemerintah.

Dia lalu menyebut proyek-proyek mangkrak yang bersumber dari dana PEN seperti Pembangunan RS Pratama Doreng, pekerjaan beberapa ruas jalan seperti Nita-Riit, Patimoa-Arewawo dan yang lainnya, merupakan potret kegagalan pemerintah saat ini.

Dengan kondisi ini disadari atau tidak cita-cita besar para pendahulu yang berharap Sikka akan lebih baik, lebih maju dan lebih berkembang, sekarang tinggal kenangan.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

“Pemimpin yang ada saat ini lebih suka mengumbar janji, sibuk urusan mutasi yang cenderung sarat unsur KKN, balas dendam dan balas jasa politik, bongkar pasang mesin birokrasi dengan sesuka hati tanpa mempedulikan kajian teknis profesional dari Tim Penilai Kinerja, belum lagi kabar burung yang santer terdengar soal Tim sukses yang terlibat aktif mengatur pekerjaan proyek-proyek untuk kroni dan orang dekatnya,” umbar Maria Angelorum Mayestatis.

Ditambah lagi, kata dia,  dengan cerita lama aroma upeti telah dijadikan seperti ladang baru untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan seperti zamannya para raja dulu.

Maria Angelorum Mayestatis mengatakan kondisi Kabupaten Sikka ini dipertegas dengan pernyataan Dian Patria, Kepala Satuan Tugas Direktorat V Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dian Pratama saat memberikan keterangan pers menyebutkan Kabupaten Sikka dengan APBD terbatas, tapi banyak proyek bermasalah.

Pada momen ini, Fraksi Partai Golkar mengajak semua untuk kembali mengingat prinsip kepemimpinan menurut Ki Hajar Dewantara.*** (eny)

Berita Terkait

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:54 WITA

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA