

Maumere-SuaraSikka.com: Tinggal 34 hari lagi masa kepemimpinan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diego dan Wakil Bupati Sikka Romanus Woga.
Jelang meletakkan jabatan, Bupati Sikka yang mengklaim dirinya sebagai Master PAD, meminta maaf kepada warga masyarakat Kabupaten Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan setiap tahun Pusat Penelitian Universitas Nusa Nipa Maumere
mengadakan riset terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja
Pemerintah Kabupaten Sikka.
Menurut riset, yang diseminarkan pada 23 Juli 2023, saat ini tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan termasuk tinggi.
Namun, dia mengakui masih banyak terjadi kekurangan, ada juga keliru urus pada cukup banyak hal, dan banyak janji politik yang belum dipenuhi serta rencana-rencana yang belum tuntas terjawab.
“Untuk semua kekurangan itu, kami atas nama pribadi, juga bersama keluarga, dan terutama sebagai pemimpin pemerintahan selama 5 tahun ini memohon maaf atas segala kekurangan dan kekeliruan kami,” ungkap Bupati Sikka saat menyampaikan pidato Hari Kemerdekaan RI ke-78 di Kantor Bupati Sikka, Kamis (17/8).
Bupati Sikka tidak menyebut secara jelas kekurangan-kekurangan yang dia maksudkan.
Begitu juga dia tidak menyebut contoh keliru urus pada banyak hal, serta janji politik apa saja yang belum terpenuhi, termasuk rencana-rencana apa saja yang belum tuntas terjawab.
Dalam nada diplomatis, mantan Camat Nele itu mengatakan dia melakukan refleksi selama 5 tahun kepemimpinannya bahwa setiap badai problematik yang muncul hanyalah untuk mengasah keterampilan menjadi nakhoda kapal besar.
“Karena pelaut ulung tidak lahir di lautan teduh, melainkan di samudera bergelora,” ujar Bupati Sikka seolah-olah menyebut dirinya sebagai pelaut ulung.
Pada momentum Hari Kemerdekaan, Bupati Sikka juga melaporkan sekilas apa saja yang sudah dikerjakan selama 5 tahun.
Dia menyinggung upaya meningkatkan PAD, dan menyentil sejumlah kemajuan pada bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, perdagangan koperasi dan UMKM, pariwisata dan kebudayaan, pekerjaan umum, serta bidang sosial.
Bupati Sikka juga bicara tentang dana pinjaman daerah, pengelolaan APBD selama 5 tahun, pemekaran desa, dana desa, serta opini wajar tanpa pengecualian.
Sebagaimana diketahui, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diego dan Wakil Bupati Sikka Romanus Woga akan meletakkan jabatan pada 20 September 2023 mendatang.
Selanjutnya Kabupaten Sikka akan dipimpin seorang Penjabat Bupati. Hingga kini belum ada kepastian siapa yang akan ditunjuk Menteri Dalam Negeri sebagai Penjabat Bupati Sikka.*** (eny)















