Penjabat Kepala Desa Legu Woda Gelfridus Gonde mengatakan meskipun mengakui hal itu, tetapi Kepala Desa Reroroja tidak menyatakan sikap beranggungjawab atas kesalahan yang dilakukan Kepala Desa Reroroja.
“Masyarakat butuh beras bantuan segera dikembalikan kepada penerima,” ujar dia saat dihubungi pertelepon dari Maumere.
Gervasius Gapo menambahkan hingga sekarang tidak ada penyelesaian. Bahkan masyarakat telah menggelar demonstrasi dan unjuk rasa menuntut Kades Reroroja segera mengembalikan 3.470 kilogram beras yang telah dialihkan ke orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Malah sekarang ada rumor yang berkembang di masyarakat bahwa beras tersebut telah dijual Kepala Desa Reroroja. Sejauh mana kebenaran rumor tersebut tentu harus diselidiki,” ujar dia.
Untuk menghindari ekses rumor yang berkembang, Gervasius Gapo mengatakan masyarakat penerima beras bantuan mengadukan ke Polres Sikka supaya ditindaklanjuti secara hukum.
Kepala Desa Reroroja Florida Yosefina Ndena belum memberikan tanggapan. Media ini sudah berupaya menelepon, namun handphone sedang tidak aktif. Pesan WhatssApp juga belum dibalas.
Pembagian beras bantuan P3KE dalam kemasan 10 kilogram untuk 137 penerima di Desa Legu Woda sudah dilakukan 5 tahap. Tahap 6 dijadwalkan pada Jumat pekan lalu, namun gagal dibagikan karena terjadi keributan akibat dugaan penggelapan beras bantuan sebanyak 3.470 kilogram.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












