


Maumere-SuaraSikka.com: Pedagang Pasar Wuring di Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka terpaksa berjualan di jalan, Senin (11/12). Hal ini dilakukan sebagai sikap protes atas kebijakan pemerintah daerah setempat menutup pasar tradisional tersebut.
Pedagang kesal karena 31 petugas SatPol PP Sikka menutup akses masuk ke Pasar Wuring yang dikelola CV Bengkunis Jaya, baik melalui jalur depan, maupun melalui gang kecil yang tembus hingga Pasar PNPM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pedagang terpaksa menjual tomat di depan jalan, persis di hadapan barisan barikade Satpol PP Sikka. Dia menawarkan jualan kepada pelintas yang melewati jalan.
Tidak lama berselang seorang pedagang perempuan yang masih berusia muda, ikut berjualan sayuran, tomat, bawang putih dan bawang merah di depan jalan. Bahkan gadis ini menawarkan langsung jualannya ke petugas SatPol PP Sikka.
Namun apapun yang dilakukan para pedagang Pasar Wuring, tidak meluluhkan petugas SatPol PP Sikka. Mereka tidak memberi reaksi apapun, tapi tetap melaksanakan tugas melarang pembeli masuk ke Pasar Wuring.
Hingga kini belum diketahui berapa lama SatPol PP Sikka menutup akses masuk bagi pembeli. Kasat Pol PP dan Damkar Sikka Verdinando Lepe belum memberikan informasi.*** (eny)



Ikuti Kami
Subscribe











