
Partai Buruh tidak memperoleh suara, padahal sebelumnya mendapatkan 1 suara untuk Yosef Siprianus Sefni. Begitu juga Partai Gelora tidak mendapatkan suara, padahal sebelumnya mendapatkan 1 suara untuk Geradus Manyela Sugi. Lalu PKS memperoleh 1 suara untuk Satrani, sebelumnya 1 suara untuk partai. Sementara PKN yang stabil tidak mendapatkan suara.
Berikutnya Partai Hanura mendapatkan 8 suara, terdiri dari 2 suara untuk partai, 5 suara untuk Antonius Reynold da Cunha, dan 1 suara untuk Makarius Noven. Sebelumnya Partai Hanura memperoleh 12 suara, terdiri dari 1 suara untuk partai, 2 suara untuk Paskalia Conchita Nona Heny, dan 9 suara untuk Antonius Reynold da Cunha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Partai Garuda memperoleh 17 suara, terdiri dari 1 suara untuk partai, 10 suara untuk Hyginus Claudius Daga, 5 suara untuk Marianus Krisensius, dan 1 suara untuk Elisabet Rustin Saufia. Sebelumnya Partai Garuda memperoleh 29 suara, terdiri dari 1 suara untuk Hyginus Claudius Daga, 18 suara untuk Marianus Krisensius, dan 10 suara untuk Elisabeth Rustin Saufia.
PAN memperoleh 1 suara untuk partai, padahal sebelumnya mendapatkan 2 suara untuk partai. Sedangkan PBB tidak berbeda jauh dengan pemungutan suara sebelumnya yakni tidak memperoleh suara.
Seterusnya Partai Demokrat memperoleh 9 suara, terdiri dari 8 suara untuk Piet Christian da Cunha dan 1 suara untuk Martinus Wodon. Sebelumnya Partai Demokrat memperoleh 23 suara, terdiri dari 1 suara untuk Octavianus Aryo Adhityo Hardiningrat, 9 suara untuk Piet Christian da Cunha, dan 13 suara untuk Martinus Wodon.
PSI memperoleh 5 suara, terdiri dari 1 suara untuk
Mathias Marianus Yanes Mekeng dan 4 suara untuk Christian Bhato Gama Putra. Sebelumnya PSI memperoleh 9 suara, terdiri dari 2 suara untuk Mathias Marianus Yanes Mekeng, dan 7 suara untuk Christian Bhato Gama Putra.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












