

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Sikka terus meningkat. Sementara itu stok vaksin anti rabies (VAR) justeru sedang kosong.
Padahal rabies terus mengancam kehidupan masyarakat. Setidaknya pada 1 tahun terakhir ini sudah 7 orang meninggal dunia akibat rabies, 6 orang pada tahun 2023, dan 1 orang pada Pebruari 2024 baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Petrus Herlemus membenarkan stok VAR sedang kosong.
“Saat ini kosong, proses pengiriman dari Kupang, 200 vial,” jelas Petrus Herlemus, Kamis (14/3).
Jumlah 200 vial ini terbilang sangat sedikit, jika dibandingkan dengan kasus gigitan yang terus meningkat. Sebagai contoh, 1.000 vial yang masuk pada Januari 2024 lalu, habis dalam sekejap, hanya beberapa minggu saja.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan memastikan terjadi peningkatan jumlah gigitan HPR. Hingga 2 Pebruari 2024, jelas dia, terdapat 106 kasus gigitan yang didominasi HPR berjenis anjing.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












