Dia mengatakan mekanisme di DPRD Sikka tidak bisa diputuskan oleh netisen.
“Kita tidak bicara soal siapa yang pintar dan benar, tapi mekanisme,” ujar dia.
Penjabat Bupati Sikka ikut menanggapi secara dingin. Menueut dia, pernyataannya tentang pengadaan Pin Emas bukan merupakan sebuah keputusan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sikka Yosep Karmianto Eri meminta agar rencana pengadaan Pin Emas bagi 35 Anggota DPRD Sikka sebaiknya dibatalkan.
Dia beralasan kondisi keuangan daerah yang tidak stabil. Apalagi respon publik sangat tidak mendukung.
“Pengadaan Pin Emas memang sudah masuk dalam APBD 2024, namun dengan melihat kondisi keuangan daerah dan respon publik, maka dengan kewenangan pengadaan yang ada pada pemerintah, maka bisa dikaji untuk dibatalkan. Sebagai anggota DPRD saya setuju sebaiknya dibatalkan saja,” ujar Manto Eri beberapa waktu lalu.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












