Dia mengatakan sejujurnya 35 anggota DPRD Sikka sangat memahami situasi kesulitan yang kini sedang terjadi di tengah masyarakat. Namun lembaga DPRD, ujar dia, memiliki mekanisme baku.
“Yoseph Karmianto Eri begitu lantang bicara soal pembatalan Pin Emas DPRD,” kritik dia.
Philipus Fransiskus memastikan anggota DPRD Sikka sangat konsisten dalam semua mekanisme. Pengadaan Pin Emas, ujar dia, sudah dibahas di KUAPPAS, RAPBD, sampai penetapan persetujuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang pimpin rapat sampai asistensi dan sinkronisasi adalah Yosep Karmianto Eri. Jadi jangan bersikap seperti pilatus. Tidak elok. Seolah kita orang yang paling jago menjaga marwah masyarakat
Jaga mulut kita,” sindir Philipus Fransiskus.
Yosep Karmianto Eri berekasi tenang atas pernyataan keras Philipus Fransiskus. Dia menjawab diplomatia bahwa sebagai anggota DPRD Sikka dia punya memberikan pendapat.
Masih tentang Pin Emas, Philipus Fransiskus juga mengkritisi pernyataan Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












