Pada menit ke-7, lemparan ke dalam Pratama Arhan berbuah gol. Namun gol itu tak disahkan wasit. Pada menit ke-14 peluang didapat Struick. Dia mendapat peluang mendekat ke kotak pinalti dalam kondisi bebas. Namun bola sepakan kaki kirinya masih mudah diantisipasi kiper.
Pada menit ke-22, serangan Indonesia U-23 membuahkan hasil. Pergerakan Rafael Struick di kotak pinalti membuat lawan melanggarnya. Alhasil pinalti diberikan untuk skuad Garuda Muda. Eksekusi kemudian dilakukan dengan sempurna oleh Marselino Ferdinan.
Indonesia kemudian bisa menguasai jalannya laga. Garuda Muda mampu menyerang dengan cukup rapi dan bertahan dengan solid. Bahkan ketika melakukan serangan balik, transisi mereka sangat apik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Indonesia kemudian bisa mencetak gol pada menit ke-40. Marselino Ferdinan memberikan umpan pada Rizky Ridho di depan kotak pinalti. Dengan satu sentuhan, Rizky Ridho memberikan umpan terobos kepada Witan Sulaeman. Witan dengan cerdik memutuskan langsung melepas tembakan melengkung ke tiang jauh. Skor 2-0 bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua, Yordania bisa mengembangkan permainannya. Yordania bermain agresif menekan pertahanan Indonesia.
Sebaliknya Indonesia tidak bermain seperti pada babak pertama. Skuad Garuda Muda tampaknya agak kedodoran mendapatkan tekanan bergelombang pemain Yordania.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












