Denmark kemudian dibuat frustrasi dengan dua intervensi VAR pada awal babak kedua. Pertama pada menit ke-48, ketika Andersen mencetak gol, tetapi VAR mengatakan kepada wasit bahwa Thomas Delaney yang memberi umpan berada dalam posisi offside.
Saat pertandingan diteruskan, Jerman menyerang dan umpan silang Raum terdefleksi mengenai tangan Andersen di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih setelah melakukan tinjauan VAR. Havertz yang bertindak sebagai eksekutor Jerman sukses melesakkan gol untuk memecah kebuntuan.
Kiper Kasper Schmeichel sudah benar mengarah ke kiri, tetapi gagal menjangkau bola tendangan Havertz yang masuk ke pojok kiri bawah gawang Dinamit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Havertz dan Sane membuang peluang bagus untuk menggandakan keunggulan Jerman, sebelum Musiala memaksimalkan umpan mudah untuk mengemas gol ketiganya di Piala Eropa. Gol Musiala itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sementara pada Piala Eropa 2024 bersama Georges Mikautadze.
Jamal Musiala mencetak gol ketiganya di Euro pada usia 21 tahun, 4 bulan dan 3 hari. Dalam sejarah Euro, hanya pemain Inggris Wayne Rooney yang mencapai prestasi ini pada usia yang lebih muda yakni 18 tahun, 7 bulan, 28 hari di Euro 2004.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












