7 Laptop SMP Negeri Nita 1 Digasak Maling, Pelaku Masih Anak-Anak

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Juli 2024 - 22:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 540 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pelaku pencurian laptop di SMP Negeri Nita 1 diamankan polisi

Dua pelaku pencurian laptop di SMP Negeri Nita 1 diamankan polisi

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 7 unit laptop milik SMP Negeri 1 Nita di Kabupaten Sikka baru-baru ini lenyap digasak maling. Polisi berhasil meringkus 2 orang pelaku. Ternyata usianya 17 tahun, tergolong masih anak-anak. Satu pelaku lagi masih dalam pencarian.

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas AKP Susanto menyebut 2 pelaku anak tersebut berinitial CALL alias L dan MYLL alias Y. Sedangkan pelaku yang masih dalam pencarian berinisial B.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

“Saat kini 2 anak pelaku tersebut ditahan di Polres Sikka,” jelas AKP Susanto melalui rilis yang dikirim ke media ini, Kamis (11/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan kasus pencurian laptop di SMP Negeri Nita 1 tercatat pada Laporan Polisi Nomor LP/B 01/II/2024/NTT/Res.Sikka/Sek.Nita pada tanggal 2 Pebruari 2024.

Terhadap laporan polisi, Polsek Nita kemudian melakukan koordinasi. Kemudian diterima informasi dari Polsek Paga bahwa pelaku pencurian berada di wilayah hukum Polsek Paga dan sudah diamankan.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Mendapat informasi seperti itu, Kanit Reskrim Polsek Nita bersama 3 anggota Polsek Nita langsung menuju Polsek Paga. Setelah diinterogasi, pelaku mengakui bahwa operasi pencurian tidak dilakukan sendirian melainkan bersama 2 orang temannya. Polisi akhirnya berhasil mengamankan lagi 1 pelaku.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru