Karpet Merah untuk Pariwisata Budaya Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,183 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah pentas tari yang menggambarkan kearifan lokal adat dan budaya di Kabupaten Sikka

Sebuah pentas tari yang menggambarkan kearifan lokal adat dan budaya di Kabupaten Sikka

Dengan warna budaya etnik Lamaholot dan Muhang, mereka berdiri anggun mengapit wisatawan berjalan di atas karpet merah marun sepanjang 40 meter menuju Terminal Pelindo Maumere.

Pesona budaya tak berakhir di Laurens Say, tapi berlanjut di Liangawo yang berjarak 12 kilometer dari bandar laut itu.

Menjelang masuk dusun, expedition leader National Geography minta sopir berhenti. Saya memberi isyarat agar pasukan berkuda di depan kami jangan dulu bergerak — bagi 12 penumpang bus terdepan saya beri waktu satu menit untuk memotret, dan menyarankan mereka berbagi foto dengan yang lain saat kembali ke kapal.

Sesi foto kilat selesai, pasukan berkuda bergerak memandu rombongan menuju arena pagelaran budaya etnis Krowe.

Tak perlu saya beritahu Anda tentang apa yang terjadi selanjutnya di dusun kecil yang berada di desa Aibura itu. Anda bisa membayangkannya sendiri. Pendeknya, pertemuan manusia beda bangsa dan budaya melahirkan sukacita dan penghormatan.

Baca Juga :  Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia

Berita Terkait

Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA