Karpet Merah untuk Pariwisata Budaya Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,195 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah pentas tari yang menggambarkan kearifan lokal adat dan budaya di Kabupaten Sikka

Sebuah pentas tari yang menggambarkan kearifan lokal adat dan budaya di Kabupaten Sikka

Insight atau wawasan ini saya peroleh selama berinteraksi dengan Erry Ardiyanto, General Manager Pelindo Maumere. Tiap kali cruise besar masuk, ia pasti undang semua stakeholder pelabuhan untuk berkoordinasi dan memastikan layanan prima.

Pak Erry kerap bicara pariwisata budaya, dan kapal pesiar merupakan segmen pasar yang teramat besar. Ia tahu betul Maumere punya potensi besar, karena ia telah bertugas di sini lebih dari 4 tahun.

Karpet merah untuk menyambut wisatawan National Geography adalah ide orisinil beliau.
Ia ingin pelabuhan Laurens Say naik kelas, supaya menarik lebih lagi cruise atau kapal pesiar berkapasitas besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baiklah pemerintah daerah mengundang dan melibatkan Pelindo untuk menyelaraskan semangat sekaligus melobi lembaga pusat untuk turut memfasilitasi pembangunan pariwisata budaya Maumere.

Kita berharap, usai Pilkada, pemimpin baru Sikka akan kembali menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Dan, salah satu terobosannya adalah membangun budaya gotong royong dan kolaborasi sinergis dengan Pelindo. Semoga.***

Ditulis oleh Dominggus Koro, pelaku pariwisata, warga kelurahan Waioti, Maumere

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru