Karpet Merah untuk Pariwisata Budaya Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,073 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah pentas tari yang menggambarkan kearifan lokal adat dan budaya di Kabupaten Sikka

Sebuah pentas tari yang menggambarkan kearifan lokal adat dan budaya di Kabupaten Sikka

Turis puas serentak menaruh apresiasi tinggi di atas altar persembahan budaya yang memancarkan cinta, kesahajaan dan ketulusan.
Komunitas Liangawo dan Lewomada bahagia. Orang Liangawo lebih gembira lagi, karena produk kerajinan mereka terjual banyak dan ini berarti membantu mengatasi cicilan koperasi — ada dua nama yang disebut masuk ke pelosok desa.

Saya pernah baca perspektif Bank Dunia, tapi saya lupa sumbernya. Lembaga keuangan itu memandang bahwa “culture tourism is one way or another to help alleviate poverty“.

Pariwisata budaya adalah salah satu cara untuk membantu mengurangi kemiskinan. Saya sepenuhnya sepakat, bukan karena saya pelaku pariwisata, tapi karena ada basis empirik yang membenarkan perspektif tersebut.

Sudah sejak lama komunitas masyarakat yang berhimpun di Sanggar Lepo Lorun, Doka Tawa Tana, dan Bliran Sina mengalami dan menikmati berkah pariwisata budaya. Berkah yang kini meluas, menjangkau Lewomada dan Liangawo.

Budaya itu unik adanya. Bangunan rumah dan model kampung, bahasa, lagu dan tari serta musik selalu khas dan berbeda pada masing-masing etnis. Sedangkan bentang alam dengan segala keindahannya ada nuansa, beda-beda tipis antara satu daerah dengan daerah lain.

Baca Juga :  Menanti Sejarah di Marilonga

Pada titik ini, Maumere punya keunggulan komparatif. Memang, di sini sudah tidak ada komunitas yang mendiami sebuah pusat kampung dengan rumah-rumah khas seperti di kabupaten Ende, Ngada, Nagekeo, dan Manggarai. Tapi, kita juga miliki budaya yang terlihat (tangible culture) yang sungguh hidup dan energik — tarian. Pun, kita memiliki intellectual property bermutu tinggi, yakni tenunan dengan pewarna alamiah.

Berita Terkait

Menanti Sejarah di Marilonga
SBD Bentrok Negekeo, Awas Antiklimaks!
Sihir Ngada di Persimpangan Jalan
Juara Baru ETMC Lahir di Marilonga, Mungkinkah?
Menanti Final Ideal
“Bola Rebound” dari Pinggir Marilonga
Matematika Marilonga, “Baku Bunuh” dan “Main Mata”
Baru 1 Bulan Tugas di Sikka, Kasat Resnarkoba Bikin Ulah, Produsen Moke Resah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 09:58 WITA

Usul Kepala Daerah Dipilih DPRD Menguat, PDIP Buka Suara

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:08 WITA

Marilonga Tidak Lagi Angker, PSN Ngada Bungkam Mitos

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:34 WITA

Satu Kuota Liga 4 Nasional Jadi Milik Bajak Laut

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:26 WITA

Setelah Naik Tanpa Alasan, Satu Hari Saja Harga Tiket ETMC Terjun Bebas

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:05 WITA

Ngada Tatap Rekor, Nagekeo Bidik Sejarah Baru

Selasa, 2 Desember 2025 - 01:15 WITA

Injury Time Bikin Ende Menangis, Sekatalo Histeris

Senin, 1 Desember 2025 - 22:44 WITA

Dewi Fortuna untuk SBD, Tim Timor Tamat

Senin, 1 Desember 2025 - 14:34 WITA

Bajak Laut Rampok Kemenangan Malaka

Berita Terbaru

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago berbincang dengan beberapa pedagang di Kantor Bupati Sikka, Senin (8/12), usai penegasan menutup Pasar Wuring

Daerah

Bupati Sikka Pastikan Besok Pasar Wuring Ditutup

Senin, 8 Des 2025 - 16:17 WITA

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

Nasional

Usul Kepala Daerah Dipilih DPRD Menguat, PDIP Buka Suara

Senin, 8 Des 2025 - 09:58 WITA