Untuk Pertama Kali, Gadis Pemana Jadi Pembawa Baki Merah Putih

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 13:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 717 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Wulantari dalam barisan Kelompok 8 Paskibra

Aksi Wulantari dalam barisan Kelompok 8 Paskibra

Maumere-SuaraSikka.com: Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI menjadi sejarah baru bagi Pulau Pemana di Kabupaten Sikka. Untuk pertama kali gadis dari wilayah kepulauan itu dipercayakan menjadi pembawa baki bendera merah putih.

Wulantari, gadis berusia 16 tahun itu tidak menyangka mendapat kepercayaan sebagai pembawa baki. Dia sendiri tidak tahu apa alasan pelatih memberikan kepercayaan kepada dia.

“Kurang tahu juga, mungkin saya dinilai terbaik selama latihan,” ujar malu-malu pelajar Kelas XI SMAN Pemana usai pengibaran bendera merah putih di halaman Kantor Bupati Sikka, Sabtu (17/8).

Wulantari, pembawa baki bendera merah putih

Wulantari bersama seorang rekannya diutus SMAN Pemana untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Rekannya gagal masuk dalam komposisi 70 pelajar Paskibra karena alasan kesehatan.

Baca Juga :  Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Pada seleksi awal, Wulantari masuk dalam barisan Kelompok 17.  Namun kemudian dalam seleksi berikut, dia dipastikan masuk barisan Kelompok 8, dan diberi tugas membawa baki bendera merah putih.

Gadis ini mengaku bangga atas kepercayaan tersebut. Karena itu, selama latihan dia berusaha sungguh-sungguh mengikuti prosedural, perintah, dan arahan para pelatih.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA