Penjabat Gubernur NTT mengatakan dalam Rakor tersebut Kepala Daerah di seluruh Indonesia diimbau menjaga netralitas ASN pada Pemilihan Serentak Tahun 2024. Terdapat tiga titik kritis yang harus dijaga, yaitu tahapan pendaftaran, kampanye, pemungutan dan perhitungan suara.
“Oleh karena itu saya akan terus berkomunikasi dengan para Penjabat Bupati dan Penjabat Walikota Kupang untuk mendukung pelaksanaan Pilkada dengan baik sehingga pemerintahan dapat berjalan efektif dan efisien,” ungkap Penjabat Gubernur NTT usai mengikuti Rakor.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan dalam indeks kerawanan yang dirilis Bawaslu, isu netralitas ASN adalah ketiga yang terawan. Terhadap hal itu, Bawaslu dan BKN RI akan terus berkoordinasi guna menindaklanjuti laporan dan temuan terhadap netralitas ASN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami harapkan kita bersama bisa menjaga netralitas ASN agar ASN dapat tetap menjalankan fungsi pelayanan publiknya, serta tidak terganggu pada tahapan pendaftaran, kampanye, pemungutan dan perhitungan suara,” ujar dia.
Dia menegaskan bahwa ASN harus mengerti bagaimana posisinya yang boleh memilih namun tidak boleh berkampanye.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












