Jawabi Persoalan Nelayan, Tani, Ternak, Ansy Lema Siapkan Program NTT Maju dan NTT Terkoneksi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 3 Oktober 2024 - 14:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 276 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur NTT Ansy Lema berdialog dengan warga masyarakat Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Senin (30/9)

Calon Gubernur NTT Ansy Lema berdialog dengan warga masyarakat Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Senin (30/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Calon Gubernur NTT Yohanis Fransiskus Lema memiliki konsep jitu untuk menjawabi persoalan nelayan, tani, dan ternak di daerah itu. Ansy Lema bersama Jane Natalia Suryanto menggagas 2 program unggulan yaitu NTT Maju dan NTT Terkoneksi.

Hal ini disinggung Ansy Lema ketika berkesempatan menggelar pertemuan dengan ratusan warga dari berbagai desa/kelurahan di Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Senin (30/9) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecamatan Sulamu letaknya kurang lebih 50 kilometer dari Kota Kupang. Daerah ini terkenal dengan potensi kekayaan laut yang melimpah, mulai dari rumput laut, perikanan, dan tambak garam. Tidak heran jika sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai nelayan.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

“Sulamu sebetulnya adalah penyangga kehidupan masyarakat Kota Kupang. Nelayan tani ternak semuanya ada di sini. Terutama di sektor kelautan seperti garam dan rumput laut. Kekayaan alam ini harus mendapat perhatian agar bisa menjadi penyangga ekonomi masyarakat NTT,” ungkap Ansy Lema.

Sulamu terkenal dengan rumput laut dan garam. Misalnya di Desa Bipolo, terkenal sebagai daerah penghasil garam. Bahkan, potensi area tambak garam di Kabupaten Kupang dinilai mampu memenuhi kebutuhan garam nasional. Ironi sekali, karena negara ini justeru masih mengimpor garam.

Baca Juga :  8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

“NTT adalah wilayah kepulauan yang memiliki potensi laut yang luas. Air laut dengan kadar garam tinggi dan panas yang lama berpotensi menjadi daerah produksi garam industri,” terang mantan anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru