Ansy-Jane Usung Program Desa Manyala

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 230 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy-Jane saat debat kedua, Rabu (6/11)

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy-Jane saat debat kedua, Rabu (6/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa NTT Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto (Ansy-Jane) berkomitmen membawa perubahan bagi kesejahteraan masyarakat NTT. Program yang diusung oleh pasangan nomor urut 1 ini adalah Desa Manyala.

“Membangun NTT berarti membangun desa. Membangun NTT berarti membangun petani, peternak dan nelayan. Salah satu program pemberdayaan masyarakat desa yang kami gagas adalah Desa Manyala,” seru Ansy Lema dalam Debat Publik Kedua Antar Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang diselenggarakan KPU NTT, Rabu (6/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Anggota DPR RI ini mengatakan Program Desa Manyala adalah agenda yang menyasar kelompok mama dan perempuan desa. Rencana program ini akan diawali dengan Musyawarah Khusus (Muskhus) Perempuan atau Musyawarah Rencana Pembangunan Tematik Perempuan untuk mendiskusikan dan merumuskan program pemberdayaan yang diinginkan.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Ansy-Jane familiar dengan tagline Manyala Kaka

Ansy-Jane memilih desa sebagai lokus kebijakan karena desa adalah sumber atau kantong kemiskinan propinsi yang memiliki jumlah penduduk 5,6 juta jiwa ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kemiskinan NTT pada Maret 2024 tercatat 19,48%. Melihat pada rinciannya, kemiskinan perdesaan sebesar 23,41% dan kemiskinan perkotaan sebesar 8,57%. Kemiskinan perdesaan adalah kemiskinan para petani, peternak dan nelayan yang merupakan sumber pertumbuhan ekonomi NTT.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Kemiskinan NTT adalah kemiskinan masyarakat desa yang berprofesi sebagai petani, peternak, dan nelayan. Itulah mengapa bagi kami NTT bukan Nasib Tidak Tentu, Nanti Tuhan Tolong, Nusa Tidak Terurus, tetapi adalah Nelayan Tani Ternak. Selama menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, saya banyak memberikan bantuan dan kepedulian, serta pemberdayaan bagi petani, peternak, nelayan NTT. Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, hal yang sama pula akan kami kerjakan ke depan,” terang Politisi PDI Perjuangan ini.

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru