Ansy-Jane Sambangi Uskup Agung Kupang, Siap Bangun Kolaborasi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 10 November 2024 - 09:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 180 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto pose bersama Uskup Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni dan Vikjen Keuskupan Agung Kupang RD Krispinus Saku

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto pose bersama Uskup Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni dan Vikjen Keuskupan Agung Kupang RD Krispinus Saku

“Jika umat sejahtera, maka masyarakat NTT juga sejahtera. Gereja Katolik memiliki gerakan kesejahteraan sosial melalui koperasi. Tentu hal ini harus kita dukung dan kembangkan,” ujar Calon Gubernur berusia 48 tahun itu.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan bahwa keberadaan lembaga ini ibarat tiang penyangga yang menjaga kokohnya nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.

Untuk itu, dalam giat-giat politiknya, mantan anggota DPR RI itu selalu menyempatkan diri bertemu dan berdiskusi bersama lembaga dan tokoh-tokoh keagamaan yang ada di NTT sebagai komitmennya untuk melibatkan lembaga-lembaga keagamaan dalam pembangunan NTT ketika Ansy-Jane terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nantinya.

Silaturahmi Ansy-Jane ke Uskup Agung Kupang

“Saya setiap kali mengunjungi suatu kabupaten atau kota pasti pergi silaturahmi ke lembaga ataupun tokoh-tokoh keagamaan. Bagi saya, mereka adalah mitra pemerintah untuk menghadirkan pembangunan di tengah masyarakat dan juga pilar penyangga keutuhan dan persatuan bangsa,” ujar dia.

Dalam pertemuan dengan Uskup Agung Kupang, Ansy Lema menyampaikan bahwa ke depan, jika rakyat menghendakinya menjadi Gubernur NTT, dia akan membangun kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menghadirkan kebijakan yang berkeadilan serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Baginya, lembaga keagamaan seperti gereja adalah lembaga yang bergerak mendorong ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, ekonomi masyarakat yang menjadi fokus adalah masyarakat kecil. Visi misi ini sejalan dengan Ansy-Jane yang menyasar kelompok petani, peternak, dan nelayan sebagai tujuan pembangunan.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru