Ansy-Jane Sambangi Uskup Agung Kupang, Siap Bangun Kolaborasi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 10 November 2024 - 09:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 180 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto pose bersama Uskup Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni dan Vikjen Keuskupan Agung Kupang RD Krispinus Saku

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto pose bersama Uskup Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni dan Vikjen Keuskupan Agung Kupang RD Krispinus Saku

Menurut Ansy-Lema, sinergitas antara pemerintah dan lembaga keagamaan adalah hal yang sangat penting. Dia berharap dengan kolaborasi bersama lembaga keagamaan dapat meningkatkan kualitas pembangunan di NTT. Dengan adanya dukungan penuh dari tokoh-tokoh agama akan melahirkan kebijakan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Tanah Flobamora.

“Kita harus bangun NTT secara bersama-sama, bergotong royong menghadirkan pembangunan bagi masyarakat. Ke depan, saya pastikan akan ada kolaborasi antara pemerintah dan lembaga-lembaga keagamaan yang ada di NTT. Gereja Katolik juga memiliki perhatian besar dalam sektor pendidikan. Mereka adalah mitra pemerintah untuk menghadirkan pembangunan untuk mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat,” tegas mantan Jurubicara Ahok tersebut.

Baca Juga :  Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Lebih lanjut, pasangan Jane Natalia Suryanto itu menyebut bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang mendidik masyarakat, membangun ekonomi rakyat, karakter dan moral masyarakat. Hal ini tentu tidak lepas dari peran penting yang dimainkan lembaga keagamaan, baik itu Islam, Katolik, Kristen Protestan, Konghucu, Hindu dan Budha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, pasangan nomor urut 1 ini berkomitmen menjadikan NTT sebagai propinsi yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial, dengan membangun kolaborasi dan sinergi antarkelompok beragama lewat lembaga-lembaga dan tokoh-tokoh keagamaan, serta tetap mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Hal inilah yang dimaksud Ansy-Jane dengan NTT Sehat Cerdas Berkarakter yang menjadi salah satu dari  Lima Program NTT Manyala. Spirit dari program tersebut adalah untuk mewujudkan pemerataan layanan dan kualitas kesehatan serta pendidikan dan mewujudkan manusia yang memiliki spirit Laudato Si, berbudaya, inklusif/toleran dan kreatif.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru