Kunjungi Kampung Frans Seda, Ansy Lema: Keteladanan Beliau Jadi Inspirasi Saya

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 November 2024 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 243 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur NTT Anst Lema berdialog dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Bhera Kecamatan Mego, Kamis (14/11)

Calon Gubernur NTT Anst Lema berdialog dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Bhera Kecamatan Mego, Kamis (14/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Calon Gubernur NTT nomor urut 1 Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema mengunjungi Desa Bhera Kecamatan Mego di Kabupaten Sikka, Kamis (14/11). Ini adalah kampung masa kecil seorang tokoh besar bangsa asal NTT, Franciscus Xaverius Seda atau yang lebih dikenal dengan nama Frans Seda.

Frans Seda adalah seorang politikus, menteri, tokoh gereja, dan tokoh pendidikan hebat dari Suku Lio asal Lekebai Kabupaten Sikka. Politisi 3 Zaman itu pernah menduduki berbagai jabatan politik pada era Orde Lama, Orde Baru, hingga Masa Reformasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada masa Presiden Soekarno, Frans Seda ditunjuk menjadi Menteri Perkebunan Periode 1964-1966. Setelah itu menjabat sebagai Menteri Pertanian tahun 1966. Pada masa Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, Frans Seda memegang jabatan Menteri Keuangan pada tahun 1966 hingga 1968. Tidak hanya itu, Frans Seda juga memegang posisi sebagai Menteri Perhubungan pada tahun 1968-1973.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Bhera menyambut gembira kedatangan Calon Gubernur NTT Ansy Lema

Dalam kunjungan tersebut, Ansy Lema mengungkapkan rasa kagum dan kebanggaannya terhadap sosok Frans Seda yang sukses mengharumkan nama Tanah Flobamora di kancah nasional. Ansy Lema berharap nilai-nilai kehidupan seorang Frans Seda dapat menjadi inspirasi baginya dan generasi-generasi selanjutnya.

“Kiprah dan legasi Opa Frans Seda menjadi inspirasi dan motivasi banyak orang. Opa Frans Seda adalah kebanggaan kita orang NTT. Kita berharap bahwa nilai, spiritualitas, keteladanan beliau menjadi inspirasi kehidupan dan pelayanan saya terutama sebagai anak muda, generasi yang lahir, tumbuh dan berkembang setelah Opa Frans Seda,” ungkap Ansy Lema.

Baca Juga :  Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa dirinya adalah salah satu penggemar tulisan-tulisan Frans Seda dan telah membaca cukup banyak buku karya Frans Seda. Menurut dia, Frans Seda adalah seseorang yang memiliki banyak keahlian sehingga tidak hanya dikenal sebagai mantan menteri, tetapi juga sebagai seorang negarawan, pejuang, cendekiawan, teknokrat, politisi bahkan sebagai tokoh gereja, dan juga sebagai seorang yang memegang teguh nilai-nilai luhur adat-istiadat budaya Lio.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA