JKN Bantu Keluarga Afia Akses Layanan Kesehatan Tanpa Beban Biaya

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 29 Desember 2024 - 12:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 280 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Afia, peserta JKN PBI APBN

Maria Afia, peserta JKN PBI APBN

Maumere-SuaraSikka.com: Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di masyarakat Indonesia sangat berperan besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Menjadi peserta JKN membuat masyarakat terlindungi secara finansial, dari segmen masyarakat manapun.

Salah satu peserta JKN yang merasa terlindungi dan terbantu dengan hadirnya Program JKN adalah Maria Afia. Perempuan 39 tahun ini merupakan peserta JKN segmen peserta Penerima Bantuan Iuran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PBI APBN).

Wanita yang akrab disapa Afia ini mengaku kepesertaannya sebagai peserta JKN memberikan harapan untuk dirinya dan anggota keluarga dalam mengakses pelayanan kesehatan.

“Program JKN sangat membantu saya dan anggota keluarga untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang saya butuhkan,” ungkap Afia.

Dia lalu membeberkan beberapa pengalaman yang dia alami, dan merasakan betul bagaimana pelayanan terhadap pasien JKN.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Pengalaman terakhir, kata Afia, pada akhir Oktiber 2024 lalu. Waktu itu dia mengantarkan anaknya yang sudah SMA untuk berobat ke Puskesmas Bola. Anak tersebut mengeluh sakit saat sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Dia menjemput dari sekolah, dan membawa pulang ke rumah. Namun karena masih mengeluh sakit, Afia langsung membawa ke Puskesmas Bola.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru