“Pa Buang malah minta juga 1 unit mobil perpustakaan, dia bilang kalau ada dia langsung bawa pulang,” cerita AHP.
AHP yang kala itu sudah bertugas di Komisi X DPR RI, antara lain bermitra dengan Badan Perpustakaan Nasional, lebih memiliki akses untuk memperjuangkan langsung aspirasi masyarakat Kabupaten Sikka akan sebuah Gedung Perpustakaam Daerah.
Waktu itu, kata AHP, terdapat kebijakan pemerintah pusat untuk membangun dan mendukung Perpustakaan Daerah, terutama kepentingan mendorong tumbuhnya literasi di daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nah, ini kesempatan yang baik sekali,” ujar AHP.

Dia lalu memperjuangkan pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah. Perjuangan AHP tidak hanya untuk Kabupaten Sikka, tetapi meliputi seluruh kabupaten di Flores, Lembata dan Alor.
“Lembata dapat pertama. Ini karena pertimbangan sejarah. Kita tahu di sana ada ahli literasi, Pa Gorys Keraf. Kemudian Ngada, Nagekeo, dan Sikka, dan yang lain akan menyusul,” ujar AHP.


Ikuti Kami
Subscribe












