Badan Perpustakaan Nasional kemudian mengalokasikan anggaran pembangunan sebesar Rp 8.125.103.116 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022.
Perjuangan belum selesai. Ketika Sikia dipimpin Penjabat Bupati Adrianus Firminus Parera, AHP masih merespon usulan Kepala Dinas Perpustakaan Lukas Lawe akan fasilitas pendukung pada Gedung Perpustakaan Daerah. Kemudian turun lagi Rp 760.000.000 dari DAK Tahun 2024 untuk kegiatan Pengadaan Perabot dan Pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
“Cerita panjang, perjuangan 9 tahun, melewati 3 Bupati dan 4 pimpinan Perpustakaan,” ungkap AHP disambut tepuk tangan meriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber Informasi
AHP yang juga adalah seorang akademisi berharap hadirnya Gedung Perpustakaan Daerah bisa menjadi sumber informasi bagi masyarakat di daerah itu.

Saat kini, kata dia, informasi mengalir begitu deras. Hampir setiap hari informasi hadir dalam kehidupan manusia melalui platform-platform media sosial. Terkadang, sulit juga memverifikasi antara informasi yang benar dan yang tidak benar.
“Nah itulah pentingnya perpustakaan, karena buku-buku yang ada sudah tersaring dan terakreditasi. Mari kita jadikan perpustakaan ini sebagai sumber informasi pengetahuan untuk memperoleh informasi yang benar dan bisa dipercaya,” ajak AHP.


Ikuti Kami
Subscribe












