Cuci Darah Rutin Selalu Ditanggung BPJS Kesehatan, Tanpa Kendala

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 16:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 447 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Densiana Yunianti sedang mendampingi suaminya yang menjalani cuci darah

Densiana Yunianti sedang mendampingi suaminya yang menjalani cuci darah

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi harapan bagi masyarakat dalam jaminan pelayanan kesehatan. Demikian menurut Densiana Yunianti, seorang warga Desa Dobo Nua Puu Kecamatan Mego Kabupaten Sikka yang kesehariannya dipanggil Densi.

Perempuan berusia 33 tahun ini tidak pernah menyangka jika bolak-balik ke rumah sakit menjadi rutinitas sejak suaminya divonis dokter mengidap gagal ginjal. Untuk bertahan hidup, suaminya harus rutin cuci darah dua kali dalam seminggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kali ketiga suami saya cuci darah. Pertama kali tahu kami sangat kaget, karena dokter memvonis suami saya sakit gagal ginjal dan harus cuci darah tiap hari Selasa dan Kamis. Kami juga bingung terkait biaya pengobatannya seperti apa. Puji Tuhan kami punya JKN, kami cukup tunjukkan kepesertaan JKN kami yang aktif untuk memperoleh pelayanan kesehatan,” tutur Densi yang duduk di samping suaminya, Selasa (4/2).

Baca Juga :  Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Densi mengaku tidak mengeluarkan biaya untuk pengobatan suami karena sudah menjadi peserta JKN. Harapan untuk terus hidup membuat dia bersama suami lebih bersemangat menjalani cuci darah.

Mengenang pertama kali suaminya sakit, Densi menceritakan apa yang dirasakan suaminya. Dia mengatakan pertama kali suaminya mengeluh sakit pinggang, sakit perut, panas tinggi, menggigil hingga muntah darah. Akhirnya suami dibawa ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Lela. Dari hasil pemeriksaan dokter ternyata suami Densi mengidap gagal ginjal.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

“Waktu dibawa ke Rumah Sakit Lela, kami cuma diminta menunjukkan KTP. Setelah dicek petugas rumah sakit, ternyata suami saya sudah jadi peserta JKN. Kami baru tahu kalau sudah jadi peserta JKN yang ditanggung pemerintah. Lega rasanya hati kami setelah mendengar vonis yang terasa berat. Puji Tuhan ada jalan keluar untuk pengobatan,” ungkap Densi.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA