Cuci Darah Rutin Selalu Ditanggung BPJS Kesehatan, Tanpa Kendala

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 16:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 438 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Densiana Yunianti sedang mendampingi suaminya yang menjalani cuci darah

Densiana Yunianti sedang mendampingi suaminya yang menjalani cuci darah

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi harapan bagi masyarakat dalam jaminan pelayanan kesehatan. Demikian menurut Densiana Yunianti, seorang warga Desa Dobo Nua Puu Kecamatan Mego Kabupaten Sikka yang kesehariannya dipanggil Densi.

Perempuan berusia 33 tahun ini tidak pernah menyangka jika bolak-balik ke rumah sakit menjadi rutinitas sejak suaminya divonis dokter mengidap gagal ginjal. Untuk bertahan hidup, suaminya harus rutin cuci darah dua kali dalam seminggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kali ketiga suami saya cuci darah. Pertama kali tahu kami sangat kaget, karena dokter memvonis suami saya sakit gagal ginjal dan harus cuci darah tiap hari Selasa dan Kamis. Kami juga bingung terkait biaya pengobatannya seperti apa. Puji Tuhan kami punya JKN, kami cukup tunjukkan kepesertaan JKN kami yang aktif untuk memperoleh pelayanan kesehatan,” tutur Densi yang duduk di samping suaminya, Selasa (4/2).

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Densi mengaku tidak mengeluarkan biaya untuk pengobatan suami karena sudah menjadi peserta JKN. Harapan untuk terus hidup membuat dia bersama suami lebih bersemangat menjalani cuci darah.

Mengenang pertama kali suaminya sakit, Densi menceritakan apa yang dirasakan suaminya. Dia mengatakan pertama kali suaminya mengeluh sakit pinggang, sakit perut, panas tinggi, menggigil hingga muntah darah. Akhirnya suami dibawa ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Lela. Dari hasil pemeriksaan dokter ternyata suami Densi mengidap gagal ginjal.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

“Waktu dibawa ke Rumah Sakit Lela, kami cuma diminta menunjukkan KTP. Setelah dicek petugas rumah sakit, ternyata suami saya sudah jadi peserta JKN. Kami baru tahu kalau sudah jadi peserta JKN yang ditanggung pemerintah. Lega rasanya hati kami setelah mendengar vonis yang terasa berat. Puji Tuhan ada jalan keluar untuk pengobatan,” ungkap Densi.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru