NTT Jadi Propinsi Proyek Percobaan Kolaborasi Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 164 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Dokter Wihaji, Sabtu (8/3)

Pertemuan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Dokter Wihaji, Sabtu (8/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Nusa Tenggara Timur (NTT) dipilih sebagai propinsi proyek percobaan atau piloct project untuk kolaborasi dalam upaya penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan. Hal ini seiring dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menanggulangi kedua permasalahan tersebut.

Langkah penting ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Dokter Wihaji, Sabtu (8/3), di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini, sebagaima rilis VoxNtt, membahas finalisasi grand design kolaborasi dan rencana aksi yang akan menjadi cetak biru untuk mengatasi masalah stunting dan kemiskinan yang telah lama menjadi tantangan besar di Indonesia.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan program ini harus memberikan dampak nyata dan terukur, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Ini adalah gerakan besar yang harus dikerjakan bersama. NTT harus menjadi contoh bagaimana strategi kolaboratif bisa mengubah wajah Indonesia dari segi kesehatan dan kesejahteraan rakyatnya,” ungkap Gubernur Melki Laka Lena.

Baca Juga :  Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Menteri Dokter Wihaji juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk keberhasilan program ini.

Pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai kementerian, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Tinggi, dan Kementerian Desa.

Kerja sama juga menyasar dengan lembaga pendidikan dan penelitian seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang, guna menghadirkan solusi berbasis riset dalam menangani stunting dan kemiskinan.

Langkah Nyata untuk Perubahan
Program ini tidak hanya sebatas wacana. Grand design yang telah disusun akan segera diterapkan di NTT dengan sejumlah strategi utama, termasuk intervensi gizi untuk ibu hamil dan anak balita, penguatan ekonomi masyarakat miskin melalui pemberdayaan berbasis komunitas, serta pendidikan dan pendampingan keluarga, khususnya ibu dan calon ibu.

Selain itu, sinergi dengan dunia usaha diharapkan dapat memperluas program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pengentasan stunting dan kemiskinan.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan keberhasilan program ini akan menjadi model nasional. Jika terbukti efektif di NTT, pola yang sama akan diterapkan di propinsi lain dengan kondisi serupa.

“NTT bukan hanya jadi proyek percontohan, tetapi juga bukti bahwa jika kita bekerja bersama, perubahan besar bisa terjadi. Stunting dan kemiskinan bukan takdir, melainkan tantangan yang bisa kita atasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Tantangan di NTT
Pemilihan NTT sebagai lokasi pilot project didasarkan pada tingginya angka kemiskinan dan stunting di propinsi berbasis kepulauan itu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2024, angka kemiskinan di NTT mencapai 19,48 persen, atau sekitar 1.127.570 orang, menjadikan NTT sebagai salah satu propinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.

Selain itu, hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi stunting pada balita di NTT sebesar 37,9 persen, menjadikan NTT propinsi dengan prevalensi stunting tertinggi kedua setelah Papua Pegunungan.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, proyek kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan masa depan yang lebih sehat dan sejahtera bagi generasi mendatang.

NTT kini tidak hanya menjadi titik awal perubahan, tetapi juga mercusuar harapan bagi Indonesia dalam mewujudkan masyarakat yang bebas dari stunting dan kemiskinan ekstrim.*** (eny)

Berita Terkait

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA