Jasa Covid Masih Diaudit, Inspektur Sikka Pastikan 2 Minggu Lagi Selesai

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 14:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,523 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi para tenaga kesehatan pada Maret 2025 lalu menuntut pembayaran Jasa Covid 2020

Aksi para tenaga kesehatan pada Maret 2025 lalu menuntut pembayaran Jasa Covid 2020

Menurut Servasius Sewar, proses audit tidak terbatas dilakukan dengan sangat hati-hati. Bahkan Tim Audit juga berkonsultasi dengan Perwakilan BPKP NTT. Karena itu, kata dia, pihaknya masih membutuhkan cukup banyak waktu lagi untuk menuntaskan audit.

“Mungkin sekitar 2 minggu lagi sudah bisa selesai,” ujar dia.

Kepala Inspektorat Sikka Servasius Sewar

Hasil audit, kata dia, sesuai mekanisme dan prosedural nantinya dilaporkan secara resmi kepada Bupati Sikka dalam bentuk rekomendasi.

Kepala Bagian Hukum Setda Sikka Fransiskus Herpianus Nong Lalang menambahkan setelah audit internal pihaknya akan menindaklanjuti dengan harmonisasi dan sinkronisasi draft Perbup Jasa Covid ke Kanwil Kemenhumkam NTT di Kupang.

Biasanya, kata dia, akan didahului dengan pengajuan permohonan secara tertulis. Surat permohonan akan dijawabi dalam rentang waktu 7-9 hari. Nantinya setelah itu dijadwalkan waktu untuk harmonisasi dan sinkronisasi.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Sebagaimana diketahui, puluhan tenaga kesehatan di RSUD TC Hillers Maumere sempat melakukan aksi ke manajemen rumah sakit setempat dan Kantor Bupati Sikka, Selasa (18/3) lalu. Mereka menuntut segera dibayarkan Jasa Covid 2020 senilai lebih dari Rp 8 miliar.*** (eny)

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru