Menurut Servasius Sewar, proses audit tidak terbatas dilakukan dengan sangat hati-hati. Bahkan Tim Audit juga berkonsultasi dengan Perwakilan BPKP NTT. Karena itu, kata dia, pihaknya masih membutuhkan cukup banyak waktu lagi untuk menuntaskan audit.
“Mungkin sekitar 2 minggu lagi sudah bisa selesai,” ujar dia.

Hasil audit, kata dia, sesuai mekanisme dan prosedural nantinya dilaporkan secara resmi kepada Bupati Sikka dalam bentuk rekomendasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bagian Hukum Setda Sikka Fransiskus Herpianus Nong Lalang menambahkan setelah audit internal pihaknya akan menindaklanjuti dengan harmonisasi dan sinkronisasi draft Perbup Jasa Covid ke Kanwil Kemenhumkam NTT di Kupang.
Biasanya, kata dia, akan didahului dengan pengajuan permohonan secara tertulis. Surat permohonan akan dijawabi dalam rentang waktu 7-9 hari. Nantinya setelah itu dijadwalkan waktu untuk harmonisasi dan sinkronisasi.
Sebagaimana diketahui, puluhan tenaga kesehatan di RSUD TC Hillers Maumere sempat melakukan aksi ke manajemen rumah sakit setempat dan Kantor Bupati Sikka, Selasa (18/3) lalu. Mereka menuntut segera dibayarkan Jasa Covid 2020 senilai lebih dari Rp 8 miliar.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












